Sistem Peredaran Getah Bening

No ratings yet.
Sistem Peredaran Getah Bening
Sistem Peredaran Getah Bening

Sistem Peredaran Getah Bening

Sistem Peredaran Getah Bening – alian telah mempelajari tentang sistem peredaran darah, baik pada manusia maupun pada hewan. Pada topik kali ini, kalian akan mempelajari tentang sistem peredaran getah bening atau limfe. Bagaimanakah peredaran getah bening? Apa saja yang terlibat dalam peredaran getah bening tersebut? Sebelum itu, mari kita simak analogi berikut ini.

Apakah kalian tahu tentang pekerjaan rumah? Benar…., pekerjaan rumah itu misalnya menyapu, memasak, mencuci baju, dan masih banyak lainnya. Pernahkah kalian melakukannya? Jika pernah, kalian pasti tahu bahwa pekerjaan tersebut cukup melelahkan. Akan tetapi terkadang pekerjaan rumah dianggap remeh, padahal jika pekerjaan rumah tidah dilakukan maka mengakibatkan rumah dan baju kotor serta tidak ada makanan yang layak dimakan.

Oleh karena itu, pekerjaan rumah merupakan satu kesatuan yang penting. Sama halnya seperti peredaran getah bening yang kelihatannya sederhana dan tidak diperhatikan, padahal peredaran getah bening memiliki peran penting untuk membantu melindungi dan menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Untuk lebih memahami tentang sistem peredaran getah bening (limfe), mari kita simak ulasannya berikut ini.

Sistem peredaran getah bening (limfe) berkaitan erat dengan sistem peredaran darah, yaitu sama-sama berperan dalam sistem transportasi tubuh. Peran sistem getah bening yaitu mengembalikan cairan yang keluar dari jaringan tubuh ke dalam peredaran darah. Selain itu berperan dalam pertahanan tubuh melawan penyakit serta menyerap lemak berlebih yang berada dalam usus halus dan diangkut ke dalam darah.

Bagian yang berperan dalam sistem ini adalah cairan limfe, pembuluh limfe, dan kelenjar limfe. Cairan limfa berasal dari cairan plasma darah yang keluar dari sistem peredaran darah ke jaringan sekitarnya sehingga disebut juga cairan jaringan. Cairan limfe berwarna kekuning-kuningan seperti plasma darah karena terdapat kandungan lemak, sel-sel darah putih, fibrinogen, dan keping darah, tetapi tidak mengandung sel darah merah.

Pembuluh limfe berbentuk tabung yang mirip pembuluh darah yang menyebar ke semua jaringan tubuh. Fungsinya membawa cairan kembali ke peredaran darah. Pembuluh ini seperti struktur vena yang memiliki katup, tetapi lebih banyak sehingga getah bening hanya mengalir satu arah. Pembuluh ini juga mengalami percabangan yang halus (kapiler) dengan ujung yang terbuka. Pembuluh limfe yang utama ada dua, yaitu duktus limfatikus dekster yang terletak pada pembuluh vena di bawah tulang selangka kanan merupakan muara dari kumpulan pembuluh dari badan sebelah kanan dan duktus toraksikus yang terletak pada vena di bawah tulang selangka kiri merupakan muara dari kumpulan pembuluh pada badan sebelah kiri.

Bagian penting yang lain adalah kelenjar limfe atau nodus limfe. Kelenjar ini berfungsi mengumpulkan cairan dengan cara berdifusi ke dalam kelenjar. Selain itu kelenjar limfe menambahkan sel darah putih ke dalam cairan dan menjaga agar tidak terjadi infeksi lebih lanjut dengan menyaring dan membinasakan benda asing yang berbahaya. Kelenjar limfe terletak di sepanjang pembuluh limfe terutama pada pangkal paha, ketiak, dan leher. Organ tubuh yang fungsinya sama seperti kelenjar limfe adalah tonsil atau amandel dan limpa. Limpa terletak di belakang lambung dan berwarna ungu. Sementara tonsil terletak di kanan dan kiri pangkal tenggorokan.

Peredaran getah bening atau limfe terjadi secara terbuka. Peredaran getah bening dimulai saat cairan yang berada di jaringan selanjutnya akan masuk ke dalam kapiler getah bening yang terbuka dan kemudian akan mengalir ke pembuluh getah bening yang lebih besar. Cairan yang berasal dari kepala, leher bagian kanan, dada kanan, jantung, paru-paru dan lengan sebelah kanan akan bermuara di duktus limfatikus dekster, sedangkan cairan yang berasal dari kepala, leher bagian kiri, paru-paru, jantung, dan lengan sebelah kiri akan bermuara di duktus toraksikus. Semua cairan akan dikembalikan ke pembuluh darah lewat pembuluh vena bawah selangka di dekat kedua duktus.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *