Peranan Ganggang dalam Kehidupan

No ratings yet.
Peranan Ganggang dalam Kehidupan
Peranan Ganggang dalam Kehidupan

Peranan Ganggang dalam Kehidupan

Peranan Ganggang dalam Kehidupan – ada topik sebelumnya, kalian telah mengenal beberapa ganggang yang dikelompokkan berdasarkan dominasi pigmen dalam tubuhnya. Kalian telah mengenal empat kelompok ganggang, yaitu ganggang hijau, ganggang keemasan, ganggang cokelat, dan ganggang merah. Pada topik kali ini, kalian akan belajar mengenai peranan masing-masing ganggang tersebut dalam kehidupan. Apakah peranannya selalu menguntungkan atau ada yang merugikan?

Sebagian besar ganggang hidup di perairan dan memiliki kloroplas. Keberadaan ganggang di sebuah kolam sangat bermanfaat karena berperan sebagai makanan bagi ikan. Akan tetapi, pernahkah kamu melihat permukaan air kolam yang berubah warna menjadi hijau saat musim kemarau tiba? Tahukah kamu warna hijau tersebut disebabkan karena meningkatnya jumlah ganggang di kolam itu? Kolam yang berwarna hijau membuat kualitas air menjadi buruk dan tidak baik untuk tempat hidup ikan.

Dari cerita tersebut dapat diketahui bahwa ganggang tidak hanya menguntungkan, tetapi pada suatu kondisi dapat pula merugikan kehidupan. Lebih jelasnya, mari simak pemaparan berikut ini.

Ganggang Hijau

Ganggang hijau dapat dijumpai uniseluler dan multiseluler. Hidup di air tawar, terutama air kolam, genangan air, namun ada juga yang hidup di air laut dangkal. Peranan ganggang hijau yang menguntungkan bagi kehidupan diantaranya:

  1. sebagai fitoplankton yang merupakan salah satu komponen penting dalam rantai makanan di ekosistem perairan;
  2. penghasil oksigen dari hasil fotositensis yang diperlukan oleh hewan lain untuk bernapas;
  3. sebagai suplemen makanan, yaitu protein sel tunggal, contoh Chlorela; dan
  4. sebagai bahan makanan seperti sayuran, contoh Volvox dan Ulva.

Peranan ganggang hijau yang merugikan bagi kehidupan diantaranya:

  1. perubahan warna, bau, dan rasa pada air karena keberadaan ganggang yang berlebihan;
  2. air menjadi licin karena beberapa ganggang dapat menghasilkan lendir;
  3. dapat menyebabkan kerapuhan pada beton;
  4. dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran air; dan
  5. dapat menghambat proses penjernihan air.

Ganggang Keemasan

Ganggang keemasan merupakan ganggang yang memiliki pigmen dominan karoten berupa xantofil (keemasan). Ganggang keemasan dapat dijumpai dalam bentuk uniseluler soliter dan ada yang multiseluler berkoloni. Ganggang keemasan memiliki silika pada dinding selnya. Silika merupakan zat yang sifatnya keras, kuat, dan mengilap. Peranan ganggang keemasan yang menguntungkan bagi kehidupan diantaranya:

  1. sebagai plankton yang berperan sebagai produsen utama dalam ekosistem tersebut;
  2. sebagai bahan tambahan dalam pembuatan jalan;
  3. sebagai bahan tambahan dalam pembuatan cat sehingga memberikan efek mengkilat;
  4. sebagai bahan campuran pembuatan sikat gigi;
  5. sebagai bahan campuran pengolahan atau pemurnian perak; serta
  6. asam alginat yang dihasilkan ganggang keemasan berperan untuk pembuatan plastik kosmetik dan tekstil.

Peranan ganggang keemasan yang merugikan bagi kehidupan diantaranya jika penggunaannya berlebihan maka akan menghasilkan kotoran yang selanjutnya menurunkan kualitas air, misalnya perubahan rasa dan bau yang tidak enak, menurunkan pH air, dan menyebabkan kekeruhan.

Ganggang Cokelat

Disebut ganggang cokelat karena pigmen dominannya fukosantin. Sebagian besar dapat dijumpai dalam bentuk multiseluler dan di air laut, sekitar pantai, atau daerah pasang surut. Peranan ganggang cokelat yang menguntungkan bagi kehidupan diantaranya:

  1. bahan campuran dalam industri makanan;
  2. sebagai makanan suplemen untuk hewan ternak karena kaya komponen Na, P, N, Ca. Contohnya Macrocytis;
  3. asam alginat yang dihasilkan ganggang cokelat biasanya digunakan sebagai pengental pada produk makanan (sirop, salad, keju, dan es krim), pengentalan dalam industri (lem, tekstil, kertas, tablet antibiotik, dan pasta gigi), dan pengentalan produk kecantikan (lotion, krim wajah). Contohnya Laminaria, Fucus, dan Ascophylum;
  4. ganggang cokelat dapat menghasilkan iodine, yaitu unsur yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit gondok). Contohnya Macrocytis; serta
  5. digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh, berbunga, dan berbuah.

Peranan ganggang cokelat yang merugikan bagi kehidupan diantaranya:

  1. beberapa jenis menghasilkan racun yang dilepaskan pada saat terjadi blooming ganggang, yaitu populasi ganggang yang sangat padat hingga menutupi permukaan perairan;
  2. beberapa jenis merupakan patogen yang menyerang manusia, yaitu dapat menyebabkan peradangan persendian; dan
  3. beberapa ganggang yang terbawa udara menyebabkan alergi.

Ganggang Merah

Disebut ganggang merah karena memiliki pigmen dominan yaitu fikoeritrin. Sebagian besar dapat dijumpai berupa thalus yang multiseluler dan di laut dalam. Peranan ganggang merah yang menguntungkan bagi kehidupan diantaranya:

  1. penghasil agar-agar. Contohnya Eucheuma spinosum, Gracilaris, dan Gelidium;
  2. dipakai untuk mengeraskan atau memadatkan media pertumbuhan bakteri;
  3. sebagai bahan tambahan makanan misalnya pembungkus sushi;
  4. sebagai bahan pembuatan kosmetik; serta
  5. sebagai makanan bagi ikan dan makhluk hidup lainnya.

Peranan ganggang merah yang merugikan bagi kehidupan diantaranya beberapa jenis ganggang merah yang jumlahnya berlebihan diduga dapat menyerap oksigen di laut sehingga makhluk hidup di dalamnya kekurangan oksigen. Selain itu, ganggang merah dalam jumlah yang banyak pada suatu perairan akan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalamnya. Kedua hal tersebut menyebabkan populasi ikan menurun.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *