Pelestarian dan Etika Lingkungan

No ratings yet.
Pelestarian dan Etika Lingkungan
Pelestarian dan Etika Lingkungan

Pelestarian dan Etika Lingkungan

Pelestarian dan Etika Lingkungan – Pada topik sebelumnya, kamu telah mempelajari tentang pencemaran udara, air, dan tanah. Pencemaran merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan perubahan lingkungan. Bagaimana cara agar alam kita tetap lestari dan bagaimana cara memanfaatkan lingkungan sekitar kita secara bijaksana dan tidak merusak alam? Kamu akan mengetahui jawabannya, setelah mempelajari topik ini.

Pelestarian Lingkungan

Kita harus ikut menyelamatkan lingkungan yang mulai tercemar dengan melakukan hal-hal kecil yang kita bisa. Contohnya memisahkan sampah organik dan anorganik, melakukan daur ulang, dan menanam pohon. Banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi polusi seperti melakukan penghijauan, melakukan daur ulang, membuat kompos, dan pengurangan gas emisi. Kita sebagai generasi muda penerus bangsa harus bisa menjaga lingkungan sekitar kita.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kita harus memulainya dari diri sendiri dan keluarga kita, baru mengajak masyarakat luas. Berikut ini beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

  • Membuang sampah pada tempatnya
    Membuang sampah pada tempatnya terlihat sepele, tetapi memiliki pengaruh yang luar biasa untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Pisahkan sampah orgaik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan alam seperti sisa sayuran, kertas, sisa makanan, dan serasah dedaunan. Sementara sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat diuraikan oleh alam seperti plastik, kaleng, dan botol.
  • Kurangi penggunaan plastik
    Plastik merupakan sampah yang tidak dapat diuraikan oleh alam. Bumi kita saat ini penuh oleh sampah plastik yang dibuang begitu saja di tanah dan sungai. Langkah yang terbaik adalah mengurangi penggunaan plastik. Pilihlah plastik ramah lingkungan yang akan hancur sendiri bila tidak digunakan lagi.
  • Membersihkan selokan
    Selokan atau parit merupakan bagian penting dari aliran air ke sungai. Apa yang terjadi jika parit terhambat? Parit yang terhambat menyebabkan banjir. Banjir sering terjadi di negeri kita mulai dari daerah sampai ibukota Jakarta. Apa penyebabnya? Salah satu penyebab yang mendasar adalah warga sering buang sampah sembarangan dan malas membersihkan parit yang tersumbat. Mulai sekarang ayo kita bergotong royong membersihkan parit yang ada di lingkungan kita.
  • Batasi penggunaan kendaraan
    Saat ini jumlah kendaraan di kota-kota besar makin banyak. Hal ini tidak dibarengi dengan pertumbuhan infrastruktur seperti jalan raya. Akibatnya, macet dimana-mana dan polusi udara makin meningkat. Pemerintah harus membuat kebijakan untuk membatasi jumlah kendaraan yang ada dan membangun jalan layang agar kemacetan ibukota dapat teratasi.
  • Gunakan transportasi ramah lingkungan
    Jika jarak tempuh sekolah kamu dekat berjalan kaki saja atau bersepeda agar tubuh kamu sehat. Pikiran juga menjadi segar dan mudah menerima pelajaran di sekolah. Jangan gengsi untuk jalan kaki dan bersepeda.
  • Hemat listrik
    Hemat listrik hemat biaya. Gunakan listrik seperlunya. Jika ada peralatan listrik atau lampu yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan. Menggunakan listrik seperlunya turut membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
  • Penghijauan
    Lakukan penghijauan dengan cara menanam pohon. Penghijauan adalah usaha penataan lingkungan dengan mempergunakan tanaman sebagai materi pokoknya. Penghijauan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, untuk meningkatkan kota yang asri, serasi, lestari dan untuk melaksanakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
  • Melakukan daur ulang
    Daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat energi dan mengurangi polusi udara Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

Etika Lingkungan

Etika lingkungan merupakan kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungannya. Etika lingkungan diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut lingkungan dipertimbangkan secara cermat sehingga keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

Etika lingkungan dibedakan menjadi dua yaitu etika pelestarian dan etika pemeliharaan. Etika pelestarian adalah etika yang menekankan pada usaha pelestarian alam untuk kepentingan manusia. Sementara etika pemeliharaan adalah mendukung usaha pemeliharaan lingkungan untuk kepentingan semua makhluk.

Prinsip dasar etika lingkungan adalah sebagai berikut.

  • Sikap hormat terhadap alam (respect for nature)
    Hormat terhadap alam merupakan suatu prinsip dasar bagi manusia sebagai bagian dari alam semesta seluruhnya.
  • Prinsip tanggung jawab (moral responsibility for nature)
    Kelestarian dan kerusakan alam merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.
  • Solidaritas kosmis (cosmic solidarity)
    Solidaritas kosmis adalah perasaan solider, senasib sepenanggungan dengan alam dan sesama makhluk hidup lain.
  • Prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam (caring for nature)
    Manusia merupakan makhluk yang sempurna dan memiliki kepedulilan terhadap orang lain termasuk kepada alam.
  • Prinsip tidak merugikan alam secara tidak perlu
    Prinsip ini mencerminkan manusia tidak melakukan tindakan yang merugikan atau mengancam eksistensi makhluk hidup lain di alam semesta ini (no harm).
  • Prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam
    Prinsip ini menekankan pada nilai, kualitas, cara hidup yang baik, tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan yang menyebabkan kerusakan alam.
  • Prinsip keadilan
    Prinsip ini menekankan bahwa terdapat akses yang sama bagi semua anggota masyarakat untuk ikut menentukan kebijakan pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam.
  • Prinsip demokrasi
    Prinsip ini terkait erat dengan hakikat alam, yaitu keanekaragaman dan persamaan hak.
  • Prinsip integritas moral
    Prinsip ini menekankan manusia agar mempunyai sikap dan perilaku moral yang terhormat untuk menjamin kepentingan di bidang lingkungan.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *