Jaringan Otot dan Saraf Serta Fungsinya

No ratings yet.
Jaringan Otot dan Saraf Serta Fungsinya
Jaringan Otot dan Saraf Serta Fungsinya

Jaringan Otot dan Fungsinya

Jaringan Otot dan Saraf Serta Fungsinya – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang jaringan. Pada topik ini, kalian akan belajar tentang jaringan otot. Apa itu jaringan otot? Nah, untuk mengenal jaringan otot, inilah analoginya.

Gambar di atas memperlihatkan seorang anak yang akan bermain bisbol. Anak tersebut merasa bahwa dia sudah lama tidak menggerakkan tubuhnya secara maksimal atau istilahnya “lama tidak menggerakkan otot”. Tahukah kalian otot apa yang dimaksud oleh anak tersebut?

Jaringan otot memiliki peran yang sangat penting dalam pergerakan anggota tubuh. Suatu gerakan dapat dilakukan oleh jaringan otot melalui mekanisme kontraksi serat kontraktil yang terdiri dari aktin dan myosin. Otot-otot merupakan alat gerak aktif yang dapat menggerakkan sistem rangka. Otot mempunyai tiga kemampuan spesifik berikut ini.

  1. Kemampuan untuk memendek (berkontraksi) atau biasa disebut kontratibilitas.
  2. Kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi otot atau biasa disebut ekstensibilitas.
  3. Kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah kontraksi atau ekstensi dan biasa disebut elastisitas.

Saat otot kembali ke ukuran semula, otot disebut dalam keadaan relaksasi. Berdasarkan jenisnya, otot terbagi menjadi tiga macam, yaitu otot jantung, otot lurik, dan otot polos. Berikut ini merupakan irisan penampang jaringan otot saat diamati dari mikroskop.

Otot Lurik

Otot lurik disebut juga otot rangka karena melekat pada rangka dan berfungsi untuk menggerakkan rangka. Otot lurik tersusun atas serabut-serabut otot atau miofibril yang berinti banyak. Di dalam plasma, miofibril berwarna gelap dan terang, tersusun teratur, dan tampak bergaris sehingga disebut otot serat lintang atau otot lurik. Miofibril membentuk kumpulan serabut, yaitu otot atau daging. Setiap kumpulan serabut dilindungi oleh selaput yang disebut fasia propria, sedangkan otot atau daging dilindungi oleh selaput fasia superfisialis.

Gabungan otot yang membentuk kumparan dengan bagian tengah menggelembung disebut empal atau ventrikel. Sementara itu, bagian tepi gabungan otot tersebut yang mengecil disebut urat otot atau tendon. Bagian empal dapat berkontraksi mengerut dan mengendur. Setiap otot memiliki dua buah tendon atau lebih. Tendon yang melekat pada tulang yang bergerak disebut insersio, sedangkan tendon yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo. Otot lurik disebut otot sadar karena bekerjanya dikendalikan oleh kehendak sadar manusia. Kontraksinya cepat, tidak teratur, dan mudah lelah. Otot lurik dapat bergerak karena rangsang berupa panas, dingin, arus listrik, dan rangsang kimia.

Otot Jantung/ Myocardium

Otot jantung hanya terdapat pada jantung. Secara anatomis, otot ini mempunyai ciri seperti otot lurik, tetapi berinti banyak, dan terletak di tengah. Otot jantung mempunyai cabang-cabang yang menghubungkan sel satu dengan sel-sel yang lain dan biasa disebut anastomosis. Batas antarselnya tampak jelas dan disebut diskus interkalaris.

Otot Polos

Sel-sel otot polos mempunyai bentuk seperti gelendong, berinti satu, dan terdapat di tengah. Miofibril berwarna polos (tidak berwarna gelap dan terang). Kerja otot polos adalah tidak sadar (tidak dipengaruhi kehendak), lambat, teratur, dan tidak mudah lelah. Otot polos terdapat pada dinding saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan pembuluh darah sehingga sering disebut otot alat-alat dalam.

Pada jaringan otot, sel-sel atau serat otot itu biasa bergabung dalam berkas-berkas, sehingga jaringan otot tidak hanya terdiri atas serat-serat otot saja. Oleh karena harus melakukan kerja mekanis, maka serat-serat otot membutuhkan banyak kapiler darah yang befungsi untuk menyuplai makanan dan oksigen serta mengangkut sisa metabolisme. Pembuluh-pembuluh darah itu terdapat di dalam jaringan ikat fibrosa. Jaringan ikat ini berfungsi untuk mengikat serat-serat otot menjadi satu dan sebagai pembungkus/ pelindung, sehingga tarikan dapat berlangsung secara efektif.

Contoh Soal

Apakah pengertian otot?
Penyelesaian
Otot-otot merupakan alat gerak aktif yang dapat menggerakkan sistem rangka.

Jaringan Saraf dan Fungsinya

Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang jaringan. Pada topik ini, kalian akan belajar tentang jaringan saraf dan fungsinya. Apa itu jaringan saraf? Nah untuk mengenal jaringan saraf, perhatikan percakapan berikut.Jaringan Otot dan Saraf

Tahukah kalian bahwa di dalam terdapat jutaan sel saraf. Sel-sel tersebut bersatu membentuk suatu jaringan, sehingga kalian dapat merespon rangsangan secara cepat, contohnya proses melihat dan mendengar yang dapat dilakukan secara bersamaan. Untuk memahami lebih lanjut, simak uraian berikut.

Jaringan syaraf adalah jaringan yang sangat rumit (kompleks). Namun sebenarnya, jaringan ini hanya terdiri dari dua jenis sel saja, yaitu neuron atau sel saraf dan neuroglia (penyokong neuron). Neuron merupakan unit utama sistem saraf yang berfungsi sebagai pembawa dan pengirim pesan/ rangsang/ sinyal (impuls saraf). Neuroglia adalah sel yang tidak ikut berperan dalam transmisi impuls, tetapi menunjang kerja neuron. Neuroglia itu seperti ’jaringan ikat’ untuk sistem saraf. Berikut ini merupakan gambar struktur syaraf.

                        

Neuron terdiri dari beberapa bagian, yaitu dendrit, badan sel, dan neurit (akson). Dendrit adalah penjuluran bercabang dari badan sel dan berfungsi sebagai penerima sinyal untuk diteruskan ke badan sel saraf. Badan sel adalah bagian utama neuron yang mengandung inti. Badan sel saraf terletak di sistem saraf pusat—otak dan sumsum tulang belakang— atau disebut inti. Selain itu, badan sel saraf juga ada yang terletak di luar sistem saraf pusat dan biasa disebut ganglion/ simpul saraf. Akson adalah penjuluran memanjang dari badan sel yang berfungsi untuk meneruskan sinyal-sinyal dari badan sel ke neuron yang lain atau ke efektor, seperti kabel telepon.

Neuroglia tidak berperan secara langsung dalam pengiriman sinyal karena hanya berfungsi untuk menyokong, merawat, dan melindungi neuron. Neuroglia memiliki macam yang lebih banyak dari neuron. Dua di antaranya adalah sel Schwan dan sel oligodendrit. Sel Schwan berfungsi untuk membungkus akson pada sistem saraf tepi dan sel oligodendrosit berfungsi untuk membungkus akson pada sistem saraf pusat.

Kedua sel tersebut menghasilkan selubung myelin yang berfungsi seperti selubung isolator pada akson. Myelin tidak membungkus seluruh akson. Bagian akson yang terbuka ini disebut nodus Ranvier. Dengan adanya myelin, proses pengahantaran sinyal berjalan jauh lebih cepat. Kecepatannya dapat mencapai 150 m/s. Hal tersebut karena perjalanan sinyal sepanjang akson akan berlangsung dengan cara melompati daerah-daerah yang bermyelin. Berdasarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi tiga.

  1. Neuron sensorik adalah neuron yang berhubungan dengan reseptor—indra dan organ sensoris lainnya—untuk menghantarkan rangsang (stimulus) dari reseptor ke sistem saraf pusat.
  2. Neuron motorik adalah neuron yang berfungsi untuk menghantarkan tanggapan (respons) dari sistem saraf pusat ke efektor (otot atau kelenjar).
  3. Neuron konektor/ interneuron adalah neuron yang berfungsi untuk menghubungkan neuron motorik dan sensorik dan terletak di dalam sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Neuron ini disebut juga neuron ajustor karena berfungsi untuk mengolah informasi yang diterimanya, kemudian diteruskan sebagai respon ke efektor.

Pertemuan antara ujung-ujung akson suatu neuron dengan neuron lain atau dengan efektor disebut sinapsis. Pada sinapsis, ada celah yang memisahkan dua neuron. Berikut ini merupakan gambar sel syaraf atau neuron.

Sinyal yang sampai di ujung akson akan diteruskan dengan bantuan neurotransmiter. Neurotransmitter, asetilkolin, dan epinefrin adalah senyawa yang dihasilkan oleh ujung akson. Asetilkolin adalah zat penghantar untuk saraf sadar. Senyawa ini penting untuk mengingat, belajar, dan berfikir. Epinefrin berfungsi sebagai penghantar saraf tidak sadar. Senyawa ini berkaitan dengan stres, denyut jantung, dan tekanan darah.

Contoh Soal

Jaringan saraf terdiri dari?
Penyelesaian
Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron.

Untuk mengasah pemahaman kalian tentang jaringan syaraf, kerjakan soal-soal yang telah tersedia. Selamat belajar 🏫!!

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *