Jantung dan Pembuluh Darah

No ratings yet.
Jantung dan Pembuluh Darah
Jantung dan Pembuluh Darah

Jantung dan Pembuluh Darah

Jantung dan Pembuluh Darah – Kalian telah mempelajari proses penggumpalan darah dan penggolongan darah ABO, Rh, dan MN pada topik sebelumnya. Pada topik kali ini, kalian akan mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah. Bagaimanakah perbedaan jantung hewan dan manusia? Apa saja pembuluh darah yang ada dalam tubuh hewan dan manusia? Bagaimana hubungan antara jantung dan pembuluh darah tersebut? Mari kita simak analoginya untuk memudahkan dalam pemahaman.

Apakah kalian mengetahui tentang alat pengambilan air dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari? Benar, alat untuk pengambil air adalah pompa air yang pengalirannya menggunakan pipa-pipa untuk sampai pada rumah-rumah penduduk yang membutuhkan. Hal ini sama seperti jantung yang memompa darah untuk membawa sari makan dan O₂ ke dalam sel-sel pada jaringan tubuh yang membutuhkan atau membawa sisa metabolisme kembali ke jantung. Aliran darah tersebut melewati saluran yang disebut pembuluh darah. Jantung pada setiap makhluk hidup memiliki perbedaan, begitu juga dengan pembuluh darah yang berbeda dalam struktur maupun peranannya.

Jantung merupakan struktur otot yang kompleks yang berfungsi memompa darah ke seluruh organ, jaringan, dan sel tubuh. Jantung ternyata ditemukan dalam bentuk berbeda pada setiap kelompok hewan, ada yang masih sederhana dan ada yang telah sempurna tetapi semua memiliki fungsi yang sama. Jantung pada cacing dan serangga masih berupa jantung yang sederhana, sedangkan pada ikan, amphibi, reptil, burung, dan mamalia khususnya manusia telah memiliki jantung yang lebih kompleks.

Cacing memiliki jantung berupa lima pasang lengkung aorta, sedangkan pada serangga terdapat jantung pembuluh. Jantung pada ikan sederhana terbagi ke dalam dua ruang yaitu atrium dan ventrikel, jantung amfibi terbagi menjadi tiga ruang yaitu atrium kanan, atrium kiri, dan ventrikel. Sementara jantung reptil telah terbagi menjadi empat ruang yaitu atrium kanan-kiri dan ventrikel kanan-kiri tetapi belum dipisahkan sekat dengan sempurna sehingga terkadang antara darah yang keluar dan masuk jantung bercampur.

Jantung burung dan mamalia—termasuk manusia—telah memiliki empat ruang (atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri ) yang telah dipisahkan oleh sekat (septum) yang sempurna, sehingga tidak bercampur. Atrium berfungsi menampung darah dari organ dan seluruh tubuh, sedangkan ventrikel berperan dalam menerima darah dari atrium dan memompanya keluar jantung. Katup jantung terdiri dari dua jenis yaitu katup atrioventrikuler dan semilunar. Katup antrioventrikuler terdiri dari septum bikuspidalis (mitral) antara ventrikel kiri dan atrium kiri sedangkan septum trikuspidalis antara ventrikel kanan dan atrium kanan. Katup semilunar terdiri dari katup pulmonal (arteri pulmonalis dan ventrikel kanan) dan katup aorta (ventrikel).

Jantung manusia berbentuk kerucut terdiri dari tiga lapisan yaitu epikardium atau perikardium (lapisan luar, berupa jaringan ikat tipis), miokardium (lapisan tengah berupa jaringan otot), dan endokardium (lapisan dalam berupa endotelium). Darah yang keluar ataupun kembali ke ruang jantung melewati saluran memanjang yang disebut dengan pembuluh darah.

Pembuluh darah pada setiap hewan memiliki prinsip yang sama yaitu media aliran darah keluar maupun kembali ke jantung. Akan tetapi, pembuluh darah serangga berbeda yaitu pada ujung-ujungnya terbuka. Ada tiga pembuluh darah yaitu pembuluh arteri (nadi), vena (balik), dan kapiler.

Arteri adalah pembuluh yang membawa darah keluar dari jantung, bersifat kuat dan elastis, terletak sedikit lebih dalam di jaringan badan. Dinding arteri tebal terdiri dari tiga lapis yaitu bagian dalam (endotelium), tengah (otot polos dengan serat elastis), dan terluar berupa jaringan ikat serat elastis. Pembuluh arteri besar (aorta) merupakan pembuluh dari bilik kiri ke seluruh tubuh.

Pembuluh vena (balik) merupakan pembuluh yang membawa darah dari tubuh kembali ke jantung yang terletak dekat dengan permukaan kulit tubuh. Dinding vena juga terdiri dari tiga lapis sama seperti dinding arteri tetapi lapisan elastis pada dinding tengah lebih tipis, sehingga bersifat kurang kuat dari arteri. Pada sepanjang pembuluh vena terdapat katup valvula semilunaris yang dapat mencegah darah berbalik arah ke jaringan tubuh. Pada manusia terdapat tiga vena besar yaitu vena cava inferior (bagian bawah tubuh), vena cava superior (bagian atas tubuh), vena cava pulmonalis (bagian paru-paru) dan vena porta hepatica (hati).

Pembuluh kapiler merupakan percabangan yang paling kecil dari pembuluh arteri dan vena. Dinding kapiler lebih sederhana yaitu hanya terdiri dari sebuah lapisan tunggal endotelium. Kapiler berfungsi sebagai tempat pertukaran antara gas O₂ dan CO₂ serta pertukaran sari makanan dan sisa metabolisme tubuh.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *