Harga Keseimbangan, Pergeseran Kurva Permintaan, dan Penawaran

No ratings yet.
Harga Keseimbangan, Pergeseran Kurva Permintaan, dan Penawaran
Harga Keseimbangan, Pergeseran Kurva Permintaan, dan Penawaran

Pengertian Harga Keseimbangan

Harga Keseimbangan, Pergeseran Kurva Permintaan, dan Penawaran – Harga keseimbangan atau disebut Equilibrium Price atau harga pasar adalah harga yang disetujui atau disepakati antara pembeli dan penjual.

Pada definisi ini yang disepakati adalah pada tingkat harga tertentu, jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta.

Proses terjadinya harga secara praktik melalui proses tawar menawar antara penjual dengan pembeli di suatu pasar.

Tetapi dalam teori dapat digambarkan melalui tabel seperti berikut :

section-media

Dari tabel dapat dipahami berlakunya hukum permintaan dan hukum penawaran, dimana pada tingkat harga paling tinggi jumlah barang yang ditawarkan berbanding terbalik dengan jumlah barang yang diminta. Artinya pada saat harga tinggi, penjual ingin menjual barangnya sebanyak mungkin sedang bagi pembeli pada harga barang terendah akan membeli lebih banyak.

Dari tabel dapat diketahui harga keseimbangan terjadi pada tingkat harga Rp 30.000,00 dengan jumlah barang 300 unit.

Kurva harga keseimbangan

Kurva harga keseimbangan adalah perpaduan kurva permintaan dan kurva penawaran, dimana pada tingkat harga tertentu baik jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta. Sehingga terjadi keseimbangan antara penawaran dengan permintaan. Yang disimbulkan dengan huruf E singkatan dari Equilibrium.

Perhatikan kurva berikut :

section-media

Keterangan :

  • P: Harga
  • Q: Jumlah Barang
  • DD: Kurva Permintaan
  • SS: Kurva Penawaran
  • E: Equilibrium price

Setelah terjadi harga pasar, maka baik pembeli maupun penjual masing—masing dapat digolongkan menjadi 3 golongan.

Ditinjau dari daya belinya, pembeli digolongkan menjadi :

  1. Pembeli Supermarginal
    Yaitu pembeli yang daya belinya di atas harga pasar, pembeli ini mendapatkan premi konsumen.
  2. Pembeli Marginal
    Adalah pembeli yang daya belinya sama dengan harag pasar
  3. Pembeli Submarginal
    Adalah pembeli yang daya belinya di bawah harga pasar

Ditinjau dari kemampuan menentukan hargam pasar, penjual digolongkan menjadi :

  1. Penjual Supermarginal
    Yaitu penjual yang mampu menentukan harga jual barangnya di bawah harga pasar. Penjual ini mendapatkan premi produsen.
  2. Penjual Marginal
    Yaitu penjual yang mampu menentukan harga barangnya sama dengan harga pasar
  3. Penjual Submarginal
    Yaitu penjual yang menentukan harga barangnya di atas harga pasar.

Kurva permintaan, Kurva penawaran dan Kurva Keseimbangan sewaktu-waktu dapat bergeser atau berubah.

Perubahan Kurva Permintaan

Perubahan kurva permintaan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadi penyebab berubahnya permintaan.

Faktor-faktor yang menyebabkan kurva permintaan berubah dianataranya :
a. Adanya barang substitusi (barang pengganti)
b. Perubahan tingkat pendapatan konsumen
c. Selera Konsumen
d. Tradisi atau adat istiadat
e. Perubahan mode

Faktor-faktor diatas dapat menyebabkan jumlah barang yang diminta bertambah atau menurun. Gejala ini dinamakan pergeseran.

Perhatikan kurva berikut :

section-media

Dari kurva di atas dapat dijelaskan, bahawa :

  • mula-mula kurva permintaan pada kurva Do (P= Rp 4.000 Q=4)
  • pada saat P = Rp 4.000 jumlah permintaan bertambah menjadi 6 (D1), sebaliknya pada tingkat harga yang sama jumlah permintaan dapat berkurang menjadi 2 (D2)

Perubahan Kurva Penawaran

Pergeseran kurva penawaran karena tidak lagi berlaku keadaan ceteris paribus, ada faktor lain yang mempengaruhi penawaran. Bisaanya faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran diantaranya :
a. Harga barang itu sendiri
b. Harga Barang lain
c. Biaya Produksi
d. Kemajuan teknologi

Faktor-faktor diatas dapat menyebabkan jumlah barang yang ditawarkan bertambah atau menurun. Gejala ini dinamakan pergeseran.

Perhatikan kurva berikut :

section-media

Keseimbangan mula-mula terjadi pada E (P=20 Q=30). Karena permintaan naik, maka kurva permintaan bergeser ke kanan menyebabkan terjadinya keseimbangan baru di titik E1 (P=30 Q=40). Demikian pula berlaku sebaliknya.

Perhatikan gambar berikut :

section-media

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *