Generalisasi, Periodisasi dan Kronologi

No ratings yet.
Generalisasi, Periodisasi dan Kronologi
Generalisasi, Periodisasi dan Kronologi

Generalisasi, Periodisasi dan Kronologi

Generalisasi

Generalisasi, Periodisasi dan Kronologi – Generalisasi (berasal dari bahasa latin generalis berarti umum) adalah kegiatan menyimpulkan hal khusus kepada yang umum. Generalisasi atau kesimpulan umum sangat diperlukan dalam ilmu sejarah. Dalam materi zaman prasejarah Indonesia, generalisasinya adalah adanya penggunaan alat-alat batu, tulang dan tanduk.

Alat-alat dari batu yang ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia

  • Chopper atau kapak genggam ditemukan di daerah Pegunungan Sewu- Pacitan, Parigi-Sulawesi, Gombang-Jawa Tengah, Sukabumi-Jawa Barat, dan Lahat-Sumatra Selatan.
  • Flakes ditemukan di Ngawi-Jawa Timur dan Sangiran-Jawa Tengah.
  • Chalcedon di temukan di Cabbenge-Sulawesi Selatan.
  • Pebble atau kapak genggam banyak ditemukan di Sumatra.
  • Kapak persegi dan lonjong yang terdapat di Lahat, Palembang, Bogor, Tasikmalaya, Sukabumi dan Pacitan.
  • Kapak lonjong terdapat di Indonesia bagian Timur yaitu Irian, Seram, Tanimbar dan Minahasa.

Alat-alat dari tulang

Di daerah Ngandong dan Sidoarjo dekat Ngawi banyak ditemukan alat-alat dari tulang-tulang binatang. Ada alat dari tulang yang menyerupai ujung tombak yang kedua sisinya bergerigi mungkin untuk menangkap ikan. Alat tulang berbentuk L sebagai alat pemukul terdapat di goa Lawa Sampung, Ponorgo Jawa Timur, dan di gua-gua di daerah Lamoncong Sulawesi Selatan.

Alat-alat dari tanduk

Tanduk rusa dan alat tulang semacam belati digunakan untuk mengorek tanah mencari ubi dan keladi, ditemukan di daerah Ngandong, Jawa Timur.

Kronologi Dan Periodisasi

Arti kronologi menurut Kamus Bahasa Indonesia (Badudu dan Zain, 1994) yaitu berurutan sesuai dengan waktu kejadian yang sesungguhnya. Sementara, secara umum, kronologi dapat dimaknai sebagai urutan peristiwa sejarah yang terjadi, dimana terdapat beberapa tahap menuju terjadinya suatu peristiwa.

Adapun periodisasi merupakan tingkat perkembangan masa dalam sejarah atau pembabakan masa dalam sejarah yang dapat dibagi atas beberapa babak, zaman, masa, atau pun periode. Periodisasi sejarah Indonesia, misalnya, dapat dibedakan atas zaman prasejarah dan zaman sejarah.

Zaman prasejarah terbagi menjadi tiga yaitu zaman pra-sejarah, zaman protosejarah, dan zaman sejarah.

  1. Zaman Prasejarah
    Prasejarah berasal dari kata pra artinya sebelum dan sejarah artinya masa yang telah lampau. Secara umum orang mengartikan prasejarah ialah suatu zaman ketika orang belum mengenal tulisan.
  2. Zaman Protosejarah
    Orang mengartikan zaman protosejarah adalah zaman sudah ada tulisan, tetapi sumber tulisan itu berasal dari luar negeri dan beritanya masih sangat samar – samar.
  3. Zaman Sejarah
    Zaman sudah mengenal tulisan, yang dapat memberikan keterangan tentang peristiwa – peristiwa yang terjadi di masa lampau.

Zaman sejarah Indonesia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut :

  • Zaman kuno, dari abad ke-1 M sampai ke abad ke-14 M, masa berkembangnya kebudayaan Indonesia yang di pengaruhi agama Hindu dan Budha.
  • Zaman Baru, dari abad ke-15 M sampai abad ke-18 M, yang membicarakan masa berkembangnya budaya Islam sampai jatuhnya Mataram dan Banten ke tangan imperialis Belanda.
  • Zaman Modern, dimulai pada masa pemerintah Hindia Belanda (1800) sampai Indonesia merdeka tahun 1945.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *