Klasifikasi, Unsur dan Dampak Iklim Global

No ratings yet.
Klasifikasi, Unsur dan Dampak Iklim Global
Klasifikasi, Unsur dan Dampak Iklim Global

Klasifikasi Iklim

Dampak Iklim Global

A. Pemanasan Global

1. Global Warming atau pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.

2. Faktor penyebab:

  • Gas karbondioksida
  • Gas metana
  • Penebangan pohon liar
  • Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan

3. Dampak:

  • Kenaikan permukaan air laut
  • Peningkatan intensitas terjadinya badai
  • Gagal panen sektor pertanian
  • Makhluk hidup terancam kepunahan

B. El Nino

1. El-Nino adalah kondisi abnormal iklim dimana penampakan suhu permukaan laut Samudera Pasifik ekuator bagian timur dan tengah (di pantai Barat Ekuador dan Peru) lebih tinggi dari rata-rata normalnya. Istilah ini pada mulanya digunakan untuk menamakan arus laut hangat yang terkadang mengalir dari utara ke selatan antar Pelabuhan Paita dan Pacasmayo. Padahal biasanya suhu air permukaan laut di daerah tersebut biasanya suhu air permukaan laut di daerah tersebut dingin kerena naiknya massa air di bawah permukaan air laut ke permukaan air laut (upwelling)

READ:  Reproduksi, Klasifikasi, Peranan dan Ciri-Ciri Porifera

2. Dampak El Nino

  • Suhu permukaan laut memanas
  • Angin pasat timur melemah
  • Sirkulasi monsoon terganggu atau melemah
  • Curah hujan berkurang
  • Cuaca cenderung hangat dan lembab
  • Kekeringan di beberapa wilayah karena kemarau panjang
  • Suhu permukaan laut mendingin di Indonesia bagian tengah dan timur
  • Suhu permukaan laut daerah sumatera dan jawa menghangat
  • Kekeringan panjang di Indonesia yang menyebabkan kebakaran hutan terparah (1997)

3. Antisipasi terhadap El Nino

  • Menjaga tingkat cadangan beras minimal 1,5 juta ton
  • Menetapkan beras bersubsidi
  • Menjaga stabilitas harga pangan
  • Mempersiapkan irigasi pompa agar bisa menjaga ketersediaan air
  • Memperhatikan titik-titik api secara terus menerus
  • Menganjurkan petani menggunakan benih padi yang hidup di sawah berair sedikit

C. La Nina

Dampak Iklim Global

1. La Nina merupakan kebalikan dari El Nino. La Nina menurut bahasa penduduk lokal berarti bayi perempuan. Peristiwa itu dimulai ketika El Nino mulai melemah, dan air laut yang panas di pantai Peru – ekuador kembali bergerak ke arah barat, air laut di tempat itu suhunya kembali seperti semula (dingin), dan upwelling muncul kembali, atau kondisi cuaca menjadi normal kembali. Dengan kata lain, La Nina adalah kondisi cuaca yang normal kembali setelah terjadinya gejala El Nino.

Dampak Iklim Global

Perjalanan air laut yang panas ke arah barat tersebut akhirnya akan sampai ke wilayah Indonesia. Akibatnya, wilayah Indonesia akan berubah menjadi daerah bertekanan rendah (minimum) dan semua angin di sekitar Pasifik Selatan dan Samudra Hindia akan bergerak menuju Indonesia. Angin tersebut banyak membawa uap air sehingga sering terjadi hujan lebat. Penduduk Indonesia diminta untuk waspada jika terjadi La Nina karena mungkin bisa terjadi banjir. Sejak kemerdekaan di Indonesia, telah terjadi 8 kali La Nina, yaitu tahun 1950, 1955, 1970, 1973, 1975, 1988, 1995 dan 1999.

2. Dampak La Nina terhadap cuaca global :

  • Angin pasat timur menguat
  • Sirkulasi Monsoon menguat
  • Akumulasi curah hujan berkurang di wilayah Pasifik bagian timur
  • Potensi hujan terdapat di sepanjang Pasifik Ekuatorial Barat (Indonesia, Malaysia dan Australia bagian Utara) Dampak La Nina terhadap Indonesia
  • Curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia bertambah
  • Berpotensi menyebabkan banjir

Please rate this