Manfaat, Klasifikasi, dan Ciri-Ciri Hepaticae

No ratings yet.
Manfaat, Klasifikasi, dan Ciri-Ciri Hepaticae
Manfaat, Klasifikasi, dan Ciri-Ciri Hepaticae

Manfaat, Klasifikasi, dan Ciri-Ciri Hepaticae

Manfaat, Klasifikasi, dan Ciri-Ciri Hepaticae – Jika pada topik sebelumnya kalian telah belajar tentang Thallophyta, pada topik ini kalian akan belajar tentang Hepaticae. Tentu kalian tidak asing lagi dengan nama tersebut bukan? Ya, kalian telah mengenal Hepaticae saat belajar dunia tumbuhan. Hepaticae atau lumut hati merupakan salah satu kelas tumbuhan lumut (bryophyta). Lantas, apa ciri-ciri yang dimiliki oleh Hepaticae? Apa pula klasifikasi dan manfaatnya? Untuk mengetahuinya, mari kita pelajari bersama.

Ciri-Ciri Hepaticae

Hepaticae memiliki ciri-ciri berikut.

  • Berbentuk lembaran mirip bentuk hati dan banyak lekukan.
  • Tidak memiliki batang, daun, dan pembuluh angkut.
  • Memiliki rhizoid yang digunakan untuk menempel dan menyerap zat-zat makanan.
  • Merupakan tumbuhan multiseluler yang sebagian besar selnya mengandung minyak.
  • Hidup menempel di atas permukaan tanah, pohon, tebing, atau tempat yang basah dan lembap lainnya.
  • Bereproduksi secara aseksual (vegetatif) dengan pembentukan gemma cup (kumpulan lumut kecil seperti mangkuk) dan secara seksual dengan penyatuan gamet jantan (anteridium) dan betina (arkegonium).

Klasifikasi Hepaticae

Hepaticae dibedakan dalam 3 ordo/ bangsa, yaitu:

Bangsa Anthocerotales (lumut tanduk)

Bangsa Anthoceratales hanya terdiri dari satu suku, yaitu Anthocerataceae. Bangsa ini memiliki susunan talus yang masih sederhana, sel-selnya pun hanya memiliki satu kloroplas. Gametofit pada tumbuhan jenis ini berbentuk cakram dengan tepi bertoreh. Sporogoniumnya berbentuk seperti tanduk yang tidak bertangkai. Sepanjang poros bujurnya terdapat jaringan yang terdiri atas deretan sel-sel mandul yang disebut kolumena. Kolumena ini dilapisi oleh jaringan yang mampu menghasilkan spora yang dinamakan dengan arkespora. Contoh spesies dari bangsa ini adalah Anthoceros leavis, Anthoceros fusiformis, dan Notothylus valvata.

Bangsa Marchantiales

Bangsa Marchantiales dibagi menjadi dua suku, yaitu suku Marchantiaceae dan Ricciaceae. Bangsa ini memiliki susunan talus yang lebih kompleks, yaitu seperti pita dengan lebar ± 2 cm, agak tebal berdaging, bercabang-cabang menggarpu, dan memiliki satu rusuk tengah yang tidak begitu menonjol. Pada sisi bawah talus, terdapat sel-sel yang menyerupai daun (sisik perut atau sisik ventral).

Talus pada bangsa ini merupakan talus berumah dua (anteridium dan arkegonium terpisah). Anteridium memiliki tangkai yang disebut anteridiofor, sedangkan arkegonium memiliki tangkai yang disebut arkegoniofor. Bangsa Marchantiales bereproduksi secara aseksual (vegetatif) dengan spora dan gemma cup (kumpulan lumut kecil seperti mangkuk) dan secara seksual (generatif) dengan penyatuan gamet jantan (anteridium) dan gamet betina (arkegonium). Contoh spesies dari bangsa ini adalah Marchantia polymorpha, Riccia fluitans, dan Ricciocarpus natans.

Bangsa Jungermaniales

Bangsa Jungermaniales biasanya hidup di atas tanah atau menempel pada batang pohon. Bangsa ini memiliki talus berbentuk pita, sempit, dan bercabang-cabang menggarpu. Sporofitnya terdiri dari kapsul saja atau terdiri dari kaki, seta (tangkai), dan kapsul. Kapsul spora tidak memiliki kolumela.

Sebagian besar bangsa Jungermaniales mempunyai semacam batang yang memiliki dua baris daun-daun yang letaknya agak miring kesamping (daun lateral) dan juga pada sisi bawah (daun perut atau amfigastrium). Pada bangsa Jungermaniales, arkegonium diliputi oleh periketium dengan bentuk yang khusus seperti pada bunga tumbuhan tinggi (Angiospermae).

Berdasarkan duduknya sporangium, Jungermaniales dibedakan menjadi 3 suku, yaitu:

  1. Anacrogynaceae
    Pada suku ini, ujung talus tidak ikut dalam pembentukan arkegonium, sporogonium terdapat pada sisi punggung, dan pada beberapa jenis diliputi periketium. Contoh: Pellia epiphylla (talus menyerupai Marchantia).
  2. Acrogynaceae
    Pada suku ini, arkegonium dan sporogonium terdapat pada ujung bagian seperti batang atau cabang. Contoh: Plagiochilla asplenoides.
  3. Haplomitriaceae
    Pada suku ini, talusnya bersifat radial, bagian batang seperti daun, dan alat-alat kelamin terdapat pada bagian seperti daun-daun. Contoh: Calobryum mnioides.

Manfaat Hepaticae

Hepaticae (lumut hati) memiliki beberapa manfaat. Selain sebagai tumbuhan pionir dan penyedia oksigen, beberapa lumut hati juga berfungsi sebagai tanaman hias dan obat radang hati (Marchantia polymorpha).

Nah, kalian telah selesai belajar tentang Hepaticae. Sekarang, saatnya kalian mengasah kemampuan dengan mengerjakan sepuluh latihan soal berikut. Selamat berlatih.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *