Ruang Lingkup dan Cabang-Cabang Ilmu Biologi

No ratings yet.
Ruang Lingkup dan Cabang-Cabang Ilmu Biologi
Ruang Lingkup dan Cabang-Cabang Ilmu Biologi

Ruang Lingkup Biologi

Ruang Lingkup dan Cabang-Cabang Ilmu Biologi – Pada topik ini, kalian akan belajar tentang ruang lingkup biologi. Mengapa kalian harus mempelajari biologi? Sejauh mana ruang lingkup biologi? Nah jangan bingung, berikut adalah analoginya.

Kalian tentu sudah mengetahui bahwa seiring perkembangan zaman, perkembangan alat transportasi juga berkembang. Mulai dari alat transportasi yang masih menggunakan bantuan hewan, sepeda, motor, mobil, kapal, hingga pesawat terbang. Hal tersebut terjadi karena sifat manusia yang selalu ingin tahu dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah diketahuinya. Begitu pula yang terjadi dengan perkembangan ilmu biologi, dari tahun ke tahun berkembang sangat pesat. Nah, untuk mengetahui sejauh mana ruang lingkup biologi? Kita simak ulasan berikut ini.

Biologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani, bios dan logos. Bios berarti hidup dan logos berarti ilmu. Jadi biologi adalah ilmu tentang kehidupan yang mencakup manusia, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Cakupan biologi tersebut meliputi makhluk hidup itu sendiri, zat-zat penyusun makhluk hidup, zat-zat yang dibutuhkan untuk hidup, serta segala hal yang berhubungan dengan organisme dan lingkungan. Biologi sebagai ilmu pengetahuan membantu manusia mengenal dirinya sebagai makhluk hidup, mengenal lingkungannya, serta mengenal adanya hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya. Selain itu, biologi sebagai ilmu pengetahuan dapat membantu manusia dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.

Sampai di era sekarang ini, biologi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini memungkinkan manusia untuk dapat lebih mengenal dan mengetahui rahasia-rahasia yang tersembunyi di balik semua masalah kehidupan yang pada waktu sebelumnya masih banyak yang belum diketahui. Aristoteles adalah salah satu tokoh yang paling berjasa dalam mengembangkan ilmu biologi. Aristoteles (384 – 322 SM) berpandangan bahwa makhluk hidup perlu dikenal lebih cermat sehingga perlu dijadikan sasaran penelitian.

Dia adalah orang pertama yang meneliti berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Ia berhasil menggolongkan lebih dari 500 jenis hewan dan tumbuhan. Dari tahun ke tahun, semakin banyak para ahli yang melakukan penelitian sehingga pada zaman modern ini kita dapat melihat hasil dari perkembangan ilmu biologi pada berbagai bidang. Misalnya, pada bidang kedokteran ditemukannya obat-obatan yang dapat mengobati berbagai macam penyakit berbahaya, ditemukannya teknologi tranplantasi organ-organ tubuh, fertilisasi in vitro yaitu bayi tabung, serta ditemukannya alat kedokteran seperti USG (ultra sono grafi) dan ECG (electro cardio graf).

Ruang lingkup biologi meliputi objek biologi dan permasalahannya dari berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, biosfer). Objek biologi menurut Robert H. Whittaker (1969) meliputi kingdom Plantae, Animalia, Protista, Monera, dan Fungi. Saat ini, perkembangan terakhir objek biologi menurut Carl Woese (1987) meliputi kingdom Plantae, Animalia, Protista, Monera dan Fungi, Archaebacteria, dan Eubacteria. Selanjutnya objek-objek tersebut akan dikaji lebih jauh mulai dari lingkup yang paling kecil yaitu molekul hingga lingkup bioma di alam semesta ini.

Cabang-Cabang Ilmu Biologi

Pada topik sebelumnya, kalian telah mengetahui sejauh mana ruang lingkup biologi yaitu meliputi objek biologi dan permasalahannya dari berbagai tingkat organisasi kehidupan. Tingkat organisasi kehidupan itu adalah molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer. Lalu bagaimana cara mempelajari ilmu biologi yang sangat luas ini? Hehehe…. tenang…. pada topik ini, kalian akan belajar tentang cabang-cabang ilmu biologi yang akan memudahkan kalian dalam memahami ilmu biologi. Berikut ini adalah analogi dari cabang-cabang ilmu biologi.

section-media

Kalian tentu sudah pernah melihat pohon beringin. Pohonnya rimbun memiliki banyak sekali cabang-cabang pada batang. Cabang batang tersebut juga memiliki anak cabang yang kemudian terdapat ranting dan daun. Ternyata bukan hanya pohon saja yang memiliki cabang-cabang yang sangat banyak, ilmu biologi pun seperti itu. Ibarat pohon, biologi adalah pohon ilmu yang sangat besar dan memiliki banyak cabang-cabang ilmu. Setiap cabang menghasilkan anak cabang ilmu baru yang berkembang semakin pesat hingga saat ini. Jangan cemas untuk mengetahui apa saja cabang-cabang ilmu biologi. Berikut ini adalah ulasannya.

Kedudukan biologi sebagai ilmu adalah sebagai ilmu murni. Dalam ilmu pengetahuan dibedakan dua kelompok keilmuan, yaitu kelompok ilmu-ilmu murni (pure sciences) dan ilmu-ilmu terapan (applied sciences). Biologi, matematika, dan fisika adalah contoh ilmu murni, sedangkan kedokteran, farmasi, pertanian, dan perikanan adalah contoh dari imu terapan. Biologi sebagai ilmu murni sangat berperan dalam perkembangan ilmu-ilmu terapan.

Seiring dengan perkembangan zaman terutama setelah ditemukannya alat-alat canggih, seperti mikroskop cahaya, mikroskop elektron, komputer scanning, dan sebagainya membuat perkembangan biologi semakin modern. Dengan adanya alat-alat canggih tersebut memungkinkan seorang peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam bidang biologi, seperti Mikrobiologi dan Bakteriologi.

Cabang biologi yang pertama adalah botani, yaitu ilmu yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan. Selanjutnya adalah zoologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang hewan. Singkat cerita, botani dan zoologi lahir pada abad ke-16 ketika para sarjana ilmu pengetahuan alam mengamati dan mempelajari berbagai keanekaragaman makhluk hidup. Mereka menerapkan cabang ilmu itu untuk memudahkan orang mengenal dan memberi nama terhadap berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang ada pada saat itu. Selanjutnya permasalahan lain muncul, bagaimana agar penamaan tumbuhan dan hewan yang beranekaragam dapat disusun dalam suatu pola yang teratur dan memudahkan pengenalan? Dari permasalahan ini, kemudian muncul ilmu taksonomi yaitu ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi makhluk hidup.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, cabang-cabang ilmu biologi juga semakin banyak seperti berikut ini.

  • Anatomi : ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh manusia.
  • Bakteriologi : ilmu yang mempelajari tentang bakteri.
  • Ekologi : ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
  • Embriologi : ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio.
  • Entomologi : ilmu yang mempelajari tentang serangga.
  • Evolusi : ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang paling sederhana ke arah bentuk yang lebih kompleks.
  • Fisiologi : ilmu yang mempelajari tentang proses-proses dan kegiatan yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup.
  • Genetika : ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat menurun.
  • Histologi : ilmu yang mempelajari tentang susunan dan fungsi jaringan tubuh makhluk hidup.
  • Mikologi : ilmu yang mempelajari tentang jamur.
  • Mikrobiologi : ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme.
  • Morfologi : ilmu yang mempelajari tentang bentuk luar tubuh organisme.
  • Palaeontologi : ilmu yang mempelajari tentang kehidupan organisme di masa lampau.
  • Parasitologi : ilmu yang mempelajari tentang organisme parasit dan pengaruhnya terhadap organisme lain.
  • Patologi : ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruhnya terhadap organisme.
  • Sitologi : ilmu yang mempelajari tentang susunan dan fungsi bagian-bagian dari sel.
  • Terratologi : ilmu yang mempelajari tentang cacat tubuh anak atau bayi dalam kandungan.
  • Virologi : ilmu yang mempelajari tentang virus.

Pemahaman ilmu-ilmu di atas dalam dunia ilmu pengetahuan tidak semata-mata kumpulan seperangkat fakta dan aturan, tetapi lebih kepada bagaimana cara memahami suatu peristiwa atau kenyataan yang berlangsung di alam dan mengungkap rahasia-rahasia di balik terjadinya fenomena alam. Oleh karena itu dalam implementasinya diadakan pembagian ilmu sesuai dengan bidang kajian yang dikaji. Contohnya bakteriologi adalah ilmu dasar dalam pengkajian fenomena yang berhubungan dengan bakteri dan virologi adalah ilmu yang mendasari pengkajian fenomena yang berhubungan dengan virus.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *