Hal Pokok dalam Surat Pembaca dan Saran yang akan Disampaikan

By | April 1, 2020

Hal Pokok dalam Surat Pembaca dan Saran yang akan Disampaikan – Apakah kamu pernah membaca koran atau majalah? Pernahkah kamu memperhatikan rubrik “Surat Pembaca” pada koran atau majalah tersebut? Di rubrik ini biasanya para pembaca menuliskan surat terbuka tentang berbagai hal. Dalam materi kali ini, kita akan belajar lebih dalam mengenai hal tersebut.

Hal Pokok dalam Surat Pembaca dan Saran yang akan Disampaikan

Hal Pokok dalam Surat Pembaca dan Saran yang akan Disampaikan

Ketentuan Umum Surat Pembaca

Surat Pembaca, sesuai namanya, adalah surat yang dituliskan oleh seseorang yang dimuat dalam media koran, majalah, surat kabar, atau tabloid. Isinya bisa bermacam-macam, mulai dari keluhan, tanggapan, informasi, saran, hingga pujian.

Masalah yang dibahas dalam surat pembaca biasanya yang menyangkut kepentingan umum. Misalnya saran untuk memperbaiki kemacetan, keluhan di sebuah kantor pelayanan, dan kritik terhadap kualitas suatu produk. Dengan demikian, surat pembaca juga boleh ditujukan kepada siapa saja, mulai dari pemerintah, perusahaan, lembaga, organisasi, atau individu.

Kelebihan surat pembaca adalah bisa dibaca oleh siapa saja sehingga bisa ikut membentuk pendapat masyarakat. Misalnya, produk tertentu yang sering dikritik dalam surat pembaca bisa menurun popularitasnya. Oleh sebab itu, surat pembaca sering dimanfaatkan untuk menyampaikan hal apa pun yang butuh ditindaklanjuti.

Perlu kita ingat, karena sifatnya yang bisa tersebar luas itu juga membuat kita harus hati-hati dalam menulisnya. Surat pembaca harus ditulis berdasarkan kebenaran, didukung dengan data dan fakta yang kuat, serta ditulis dengan baik dan santun. Ini bertujuan agar pihak yang ditujukan dalam surat pembaca tersebut dapat sama-sama menyelesaikan masalah atau meningkatkan pelayanannya.

Isi Surat Pembaca

Secara garis besar, isi dalam surat pembaca bisa dibagi menjadi:

  1. Keluhan/kritik
    Misalnya: keluhan dan kritik terhadap antrian yang sangat panjang saat mengantri di sebuah bank.
  2. Pujian
    Misalnya: penghargaan terhadap pelayanan kantor pos yang selalu tepat waktu dalam mengirimkan barang.
  3. Saran
    Misalnya: saran bagi pemerintah untuk memperbaiki kemacetan.
  4. Informasi
    Misalnya: memberi tahu masyarakat tentang kenaikan tarif tol.
  5. Tanggapan
    Misalnya: tanggapan terhadap kenaikan harga BBM.

Pokok-pokok Surat Pembaca

Pokok-pokok dalam sebuah surat pembaca ditulis berdasarkan fakta dengan kerangka “adiksimba” (apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana) sebagai berikut.

  1. (Apa) hal yang dialami/dirasakan. Misalnya: antrean yang sangat panjang
  2. (Di mana) lokasi kejadian. Misalnya: di Bank ABCD
  3. (Kapan) waktu kejadian. Misalnya: sudah sebulan terakhir, di bulan Maret 2015
  4. (Siapa) yang mengalami/merasakan. Misalnya: diri pribadi dan seluruh pengunjung bank ABCD
  5. (Mengapa) hal tersebut bisa terjadi. Misalnya: karena jumlah petugas kurang mencukupi
  6. (Bagaimana) uraian pembahasan masalah/kejadian. Misalnya: uraian rinci tentang panjang antrean, suasana di dalam bank, dan sebagainya

Perhatikan Contoh

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah contoh surat pembaca yang berisikan pokok-pokok tersebut.

section-media

Poin Penting

  1. Surat pembaca adalah surat yang dituliskan oleh seseorang yang dimuat di media koran, majalah, surat kabar, atau tabloid, tentang berbagai macam hal.
  2. Masalah yang dibahas dalam surat pembaca biasanya yang menyangkut kepentingan umum dan boleh ditujukan pada siapa pun, pemerintah, perusahaan, lembaga, organisasi, atau individu.
  3. Kelebihan surat pembaca adalah bisa dibaca oleh siapa saja sehingga bisa ikut membentuk pendapat masyarakat. Oleh sebab itu, surat pembaca harus ditulis berdasarkan kebenaran, didukung dengan data dan fakta yang kuat, serta ditulis dengan baik dan santun.
  4. Isi surat pembaca bisa dibagi menjadi: keluhan/kritik, pujian, saran, informasi, dan tanggapan.
  5. Pokok-pokok dalam sebuah surat pembaca ditulis berdasarkan fakta dengan kerangka “adiksimba” (apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana).

Apakah kamu pernah membaca koran atau majalah? Pernahkah kamu memperhatikan rubrik Surat Pembaca di sana? Di rubrik tersebut biasanya para pembaca menuliskan surat terbuka tentang berbagai hal. Dalam topik sebelumnya, kita telah belajar tentang pengertian surat pembaca, ketentuan umum, isi, dan pokok-pokok surat pembaca. Sekarang kita akan belajar agar kamu bisa menentukan permasalahan yang akan disampaikan dalam surat pembaca di lingkungan sekolah.

Ketentuan Umum Surat Pembaca

Surat Pembaca, sesuai namanya, adalah surat yang dituliskan oleh pembaca yang dimuat di media koran, majalah, surat kabar, atau tabloid. Masalah yang dibahas dalam surat pembaca biasanya yang menyangkut kepentingan umum. Dengan demikian, surat pembaca boleh ditujukan kepada siapa saja.

Jika kamu hendak menuliskan surat pembaca di lingkungan sekolah, kamu bisa menggunakan media majalah dinding, atau majalah sekolah (bila ada). Surat pembaca yang kamu tulis boleh ditujukan kepada kepala sekolah, wali kelas, atau teman-teman sekolahmu.

Isi Surat Pembaca

Secara garis besar, isi dalam surat pembaca bisa dibagi menjadi:

  1. Keluhan/kritik
    Misalnya: keluhan dan kritik terhadap antrian yang sangat panjang saat mengantri di sebuah bank.
  2. Pujian
    Misalnya: penghargaan terhadap pelayanan kantor pos yang selalu tepat waktu dalam mengirimkan barang.
  3. Saran
    Misalnya: saran bagi pemerintah untuk memperbaiki kemacetan.
  4. Informasi
    Misalnya: memberi tahu masyarakat tentang kenaikan tarif tol.
  5. Tanggapan
    Misalnya: tanggapan terhadap kenaikan harga BBM.

Cara Menulis Surat Pembaca di Lingkungan Sekolah

1) Memilih topik yang akan diangkat

Memilih topik adalah langkah yang pertama harus dilakukan. Jika kamu hendak menulis surat pembaca di lingkungan sekolah, pilihlah topik yang betul-betul penting dan menyangkut kepentingan umum. Kamu juga bisa menyampaikan hal apa pun yang butuh ditindaklanjuti oleh kepala sekolah, guru, atau teman-temanmu.

Topik sebuah tulisan sangatlah penting. Setelah kamu memilih topik, kamu hanya boleh menulis hal-hal yang berhubungan dengan topik tersebut. Dengan demikian, tulisanmu bisa fokus pada satu permasalahan. Ini untuk mencegah tulisanmu menjadi terlalu panjang dan bertele-tele.

Contoh:

section-media

Setelah memilih topik yang akan diangkat, langkah selanjutnya adalah:
2) Mengembangkan pokok-pokok surat pembaca
3) Menulis surat pembaca dengan bahasa yang jelas
4) Menyunting surat pembaca

Langkah-langkah tersebut akan kita bahas lebih lengkap pada topik berikutnya.

Poin Penting

  1. Jika kamu hendak menuliskan surat pembaca di lingkungan sekolah, kamu bisa menggunakan media majalah dinding, atau majalah sekolah (bila ada). Surat pembaca itu boleh ditujukan kepada kepala sekolah, wali kelas, atau teman-teman sekolahmu.
  2. Isi surat pembaca bisa dibagi menjadi: keluhan/kritik, pujian, saran, informasi, dan tanggapan.
  3. Memilih topik adalah langkah pertama yang harus dilakukan dalam menulis surat pembaca.
  4. Dalam pemilihan topik surat pembaca di lingkungan sekolah, pilihlah topik yang betul-betul penting dan menyangkut kepentingan umum, atau hal apa pun yang butuh ditindaklanjuti oleh kepala sekolah, guru, atau teman-temanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *