Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi

By | April 15, 2020

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi – Berbagai kelainan dapat terjadi pada sistem reproduksi. Dampaknya juga bermacam-macam. Ada yang berdampak pada kemampuan manusia untuk bereproduksi sehingga sulit untuk mendapatkan keturunan atau bahkan kemandulan. Bahkan ada juga yang dapat mengancam kehidupan manusia itu sendiri.

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi

A. Penyakit pada Sistem Reproduksi Pria dan Wanita

1. AIDS
Salah satu penyakit yang sangat terkenal, AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Pada penderita AIDS, limfosit (penghasil antibodi) dihancurkan oleh HIV (Human Immunideficiency Virus). Penderita mudah terinfeksi oleh berbagai jenis penyakit yang dapat menimbulkan kematian.

Pada awalnya, penderita tidak menampakkan gejala sakit. Fase ini bisa berlangsung lama, tergantung kekebalan tubuh penderita. Pada tahap berikutnya muncul gejala flu berulang seperti lesu, demam, berkeringat di malam hari, dan otot sakit. Kemudian akan timbul bercak-bercak di kulit, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, mengalami diare terus menerus, serta flu yang tidak sembuh-sembuh. Tahap terakhir atau fase AIDS akan terdiagnosa setelah kekebalan tubuh sudah sangat berkurang. Pada tahap ini biasanya penderita mudah terserang penyakit TBC, pneumonia, herpes, gangguan saraf, dan sebagainya.

Penyakit AIDS banyak tertular melalui hubungan seks bebas. Virus HIV dapat menyerang pemakai narkoba serta tato yang menggunakan jarum suntik dan semprotan yang telah terkontaminasi oleh virus HIV. Penularan HIV juga bisa melalui transfusi darah. Ibu hamil yang mengidap AIDS dapat menularkan virus HIV pada janinnya.

2. Herpes
Herpes diakibatkan oleh virus Herpes simplex. Gejalanya adalah pembengkakan kelenjar di lipatan paha, demam, nyeri, dan munculnya bintil kemerahan di alat kelamin yang terasa perih dan panas. Herpes juga sangat membahayakan jantung dan otak.

3. Sifilis
Sifilis sering disebut raja singa. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Troponema pallidum. Penularan sifilis dapat terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan kehamilan. Gejalanya adalah munculnya luka di sekitar labia kemaluan atau leher rahim pada wanita, sedangkan pada laki-laki muncul luka berdarah di sekeliling penis. Gejala selanjutnya muncul luka di permukaan kulit di seluruh tubuh, namun tidak menyebabkan gatal, sariawan di mulut, sakit tenggorokan, demam ringan, dan pembengkakan kelenjar limfa pada lipatan tangan, leher, dan paha. Pada infeksi tingkat lanjut, muncul gejala berupa kerusakan tulang dan sendi, aorta, sel otak, dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan ibu hamil yang menderita sifilis kepada janinnya

4. Gonorea
Gonorea disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseiria gonokokus. Pada laki-laki, gejalanya adalah terasa sakit saat buang air dan keluar nanah dari uretra. Pada penderita wanita, muncul gejala keluar lendir berwarna hijau dari alat kelamin, nyeri di perut bagian bawah, nyeri pada kelamin, keputihan, dan rasa perih menyengat saat buang air kecil. Infeksi yang menyebar hingga ke testis (pada laki-laki) dan oviduk (pada wanita) dapat menyebabkan kemandulan. Infeksi yang menyebar ke persendian menyebabkan radang sendi.
Gonorea dapat menular melalui hubungan seksual.

5. Klamidiasis
Klamidiasis diakibatkan oleh bakteri Chlamidia trachomatis. Gejala-gejala yang dialami penderita hampir sama dengan gonorea.

B. Penyakit pada Sistem Reproduksi Pria

1. Kanker Testis
Kanker testis umumnya terdiagnosa karena kehadiran substansi fetoprotein dan beta human chorionic gonadotropin yang diproduksi sel-sel kanker.

2. Epididimitis
Epididimitis merupakan penyakit peradangan pada epididimis. Biasanya disebabkan oleh infeksi penyakit menular seksual sehingga penderita merasa nyeri dan pembengkakan pada salah satu testis.

3. Hernia Skrotalis
Hernia skrotalis adalah hernia inguinalis lateralis yang mencapai skrotum. Hernia skrotalis ditandai dengan sebagian usus terdorong menembus dinding abdominal dan masuk ke skrotum.

C. Penyakit pada Sistem Reproduksi Wanita

1. Kanker Ovarium
Kanker ovarium adalah kelainan berupa ovarium memiliki perkembangan sel-sel abnormal. Kanker ovarium diawali oleh tumor malignan ovarium yang kemudian berkembang menjadi kanker.

2. Kanker Serviks
Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Penyakit ini merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

3. Endometriosis
Endometriosis adalah kelainan dimana jaringan endometrium wanita berada di luar wilayah rahim yakni di sekitar ovarium, oviduk, ataupun di jalur luar rahim wanita.

Category: IPA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *