Pembagian Ilmu Ekonomi – Definisi, Prinsip, Motif, Tindakan dan Politik

By | November 25, 2020
Pembagian Ilmu Ekonomi - Definisi, Prinsip, Motif, Tindakan dan Politik

Pembagian Ilmu Ekonomi – Definisi, Prinsip, Motif, Tindakan dan Politik

Pembagian Ilmu Ekonomi – Definisi, Prinsip, Motif, Tindakan dan Politik – Ilmu ekonomi selalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi apakah kalian tahu pengertian dari ilmu ekonomi itu sendiri dan apa saja pembagian dalam ilmu ekonomi tersebut? Agar kalian tahu apa itu ilmu ekonomi, pada materi berikut akan dijelaskan mengenai definisi ilmu ekonomi dan pembagian ilmu ekonomi. Mari kita simak materi berikut ini.

DEFINISI ILMU EKONOMI

Berikut ini adalah pengertian ilmu ekonomi menurut para ahli ekonomi antara lain :

a. Adam Smith
“Ilmu ekonomi secara sistematis mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber-sumber daya yang terbatas guna mencapai tujuan tertentu”

b. DR. Soelistijo
Ilmu Ekonomi, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mengenai penggunaan sumber daya yang langka dan mempunyai kemungkinan penggunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa serta mendistribusikannya untuk konsumsi berbagai orang dan kelompok orang yang terdapat dalam masyarakat, baik kini maupun masa datang dan dengan menggunakan uang ataupun tidak.

c. Alfred Marshall
“Ilmu ekonomi adalah ilmu atau studi yang mempelajari kehidupan manusia sehari-hari”

d. Abraham Maslow
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggunaan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu secara efektif dan efisien.

e. M. Manulang
Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran dimana manusia dapat memenuhi kebutuhannya, baik barang-barang maupun jasa.

Alfred W. Stonier membagi ilmu ekonomi menjadi 3 kelompok, yaitu :
a. Ilmu Ekonomi Deskriptif yakni ilmu ekonomi yang mendiskripsikan data-data yang menjelaskan berbagai fenomena dan kenyataan yang terjadi.
b. Teori Ekonomi yakni ilmu ekonomi yang memberikan penjelasan yang disederhanakan tentang cara suatu sistem ekonomi bekerja dan ciri-ciri yang penting dari sistem seperti itu.
c. Ilmu Ekonomi Terapan yakni ilmu ekonomi yang mempergunakan rangka dasar umum dan analisis yang diberikan oleh teori ekonomi untuk menerangkan sebab-sebab dan arti pentingnya kejadian-kejadian yang dilaporkan oleh para ahli ekonomi deskriptif.

Pembagian Ilmu Ekonomi:

a. Ekonomi Mikro (microeconomics)
Ilmu ekonomi mikro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan.

Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya yang akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).

Penerapan ekonomi mikro :
• Teori Konsumsi
• Teori produksi dan harga
• Kesejahteraan ekonomi
• Organisasi Industri

b. Ekonomi Makro (macroeconomics)
Ekonomi makro membahas aktivitas ekonomi global mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.
Permasalahan yang dihadapi oleh ekonomi makro adalah :
• Kemiskinan dan pemerataan
• Hutang Luar Negeri
• Inflasi
• Pertumbuhan Ekonomi
• Pengangguran

PRINSIP EKONOMI

Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin. Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi.

Prinsip ekonomi dapat digolongkan sebagai berikut :

a. Prinsip ekonomi konsumen
Konsumen adalah pengguna barang dan jasa dengan pendapatan yang diterima, konsumen berusaha mencapai kepuasan yang sebesar-besarnya Oleh karena itu maka konsumen perlu melakukan kegiatan selektif dalam membuat skala prioritas kebutuhanya.

b. Prinsip ekonomi produsen
Produsen adalah orang yang menghasilkan/ menambah nilai guna barang dan jasa.
Produsen mempertimbangkan agar menggunakan biaya produksi yang rendah untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

c. Prinsip ekonomi distributor
Distributor adalah orang yang menyalurkan barang dan jasa. Distributor mempertimbangkan efisiensi jarak, biaya, dan waktu yang diperlukan untuk menyalurkan barang dan jasa untuk memperoleh keuntungan maksimal

MOTIF EKONOMI

Motif Ekonomi adalah keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi baik dari dalam diri manusia maupun dari luar/lingkungan.
Motif ekonomi dibagi 2 (dua) yaitu motif ekonomi individu dan motif ekonomi perusahaan.
a. Motif ekonomi individu antara lain: motif memenuhi kebutuhan, motif mencari kekuasaan ekonomi, motif mencari penghargaan, dan motif sosial
b. Motif ekonomi perusahaan antara lain: motif mencari laba, motif menghasilkan produk tertentu dengan biaya seminimal mungkin, dan motif menjaga kontinuitas perusahaan

TINDAKAN EKONOMI

Tindakan Ekonomi adalah segala usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dengan pertimbangan yang baik berdasarkan skala prioritas untuk mencapai kemakmuran.

POLITIK EKONOMI

Politik ekonomi adalah keseluruhan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki kondisi perekonomian yang sedang memburuk. contoh politik ekonomi antara lain : politik moneter

DATUM EKONOMI

Kata data berasal dari datum yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, presentasi ilmiah, atau tes statistik. Bila dilihat dari menurut asal sumbernya, data dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu data primer dan data sekunder. Sehingga setiap penelitan pasti memerlukan data sebagai bahan analisa.

Datum ekonomi adalah fakta yang tidak dapat dirubah dalam peristiwa ekonomi. Contoh :harga pasar yaitu harga yg terbentuk di pasar, tdk dapat dirubah baik oleh pembeli maupun penjual.jika penjual menurunkan harga maka ia akan rugi dan sebaliknya jika penjual menaikkan harga maka pembeli akan lari ke tempat yag lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *