Menyusun dan Langkah Menulis Teks Cerita Pendek

By | April 8, 2020

Menyusun dan Langkah Menulis Teks Cerita Pendek – Anak-anak hari ini kita akan belajar menyusun tek cerita pendek atau teks cerpen. Langkah-langkah apa yang harus kita lakukan agar teks cerpen yang kita hasilkan menarik?

Menyusun dan Langkah Menulis Teks Cerita Pendek

Menyusun dan Langkah Menulis Teks Cerita Pendek

Perhatikan gambar di bawah ini!

Emotion pada gambar di atas bukanlah sebagai penghias supaya gambar menarik, tetapi sebagai penanda isi sebuah teks cerpen harus mengikuti pola urutan 1, 2, dan 3. Begitu pula menyusun teks cerpen harus didahului dengan orientasi (pengenalan), komplikasi (puncak permasalahan), dan resolusi (penyelesaian masalah)

Perhatikan contoh di bawah ini!

Persis ketika itu, lewatlah seorang tukang rem lainnya. Dan seolah tek sengaja tersepaklah topi helm itu. Dan Pak Kari yang sudah tersentak bangun melihat topinya melayang. Diburunya topi itu. Tapi topi itu jatuh menimpa pangkuan tukang rem yang sedang tertidur di sudut gerbong. Ia terbangun. Secara refleks ia melemparkan topi itu. Jatuh ke tangan seseorang setelah melalui kepala Pak Kari yang memburu. Pak Kari balik mengejar. Tapi topi itu terbang ke tangan lain. Dan terus berpindah dari seorang ke yang lain setiap Pak Kari memburunya kegembiraanpun bangkitlah. Tukang rem yang tertidur pun bangun, demikian juga penumpang. Semua tertawa dan bersorak-sorak kegirangan. Tapi Pak Kari tidak. Malah marahnya bangkit keluar dari endapan kesabarannya yang terkenal. Dicabutnya pisau. Dan dia mengancam siapa saja yang berani menghina topi helmnya.

(“Topi Helm”, A.A. Navis)

Mari analisis

Teks cerpen di atas disusun berdasarkan struktrur teks cerpen yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi
Mari kita analisis kutipan cerpen di atas !
• Persis ketika itu, lewatlah seorang tukang rem lainnya. Dan seolah tek sengaja tersepaklah topi helm itu. Dan Pak Kari yang sudah tersentak bangun melihat topinya melayang. Diburunya topi itu. Tapi topi itu jatuh menimpa pangkuan tukang rem yang sedang tertidur di sudut gerbong.

ORIENTASI : berisi pengenalan masalah.

• Ia terbangun. Secara refleks ia melemparkan topi itu. Jatuh ke tangan seseorang setelah melalui kepala Pak Kari yang memburu. Pak Kari balik mengejar. Tapi topi itu terbang ke tangan lain. Dan terus berpindah dari seorang ke yang lain setiap Pak Kari memburunya kegembiraanpun bangkitlah. Tukang rem yang tertidur pun bangun, demikian juga penumpang. Semua tertawa dan bersorak-sorak kegirangan.

KOMPLIKASI : berisi urutan kejadian/ peristiwa sebab – akibat sehingga didapat kerumitan sebuah cerita.

• Tapi Pak Kari tidak. Malah marahnya bangkit keluar dari endapan kesabarannya yang terkenal. Dicabutnya pisau. Dan dia mengancam siapa saja yang berani menghina topi helmnya.

RESOLUSI : berisi kejadian beripa akibat dari komplikasi. Kejadian ini juga merupakan penyelesaian masalah.

Poin Penting

  1. Struktur teks cerita pendek terdiri atas orientasi (pengenalan), komplikasi (puncak permasalahan), dan resolusi (penyelesaian masalah).
  2. Tek cerita pendek dapat disusun dari pengalaman hidup sehari-hari dan imajinasi penulis.
  3. Penulisan teks cerita pendek dapat dimulai dari penggambaran setting/latar (suasana, tempat, dan waktu), gambaran fisik tokoh, dialog antartokoh, dan narasi cerita.

Langkah-Langkah Menulis Cerpen Secara Mandiri

Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu menulis cerpen secara mandiri berdasarkan kejadian sehari-hari

Cerita pendek atau yang lebih dikenal dengan cerpen adalah sebuah cerita rekaan yang ringkas dan berpusat hanya kepada satu tokoh atau satu situasi. Dengan demikian, cerita pendek juga bisa disebut sebagai sebuah cerita yang hanya memiliki satu tahapan pengaluran.

Pada kesempatan sebelumnya, kita sudah belajar tentang mendata peristiwa yang pernah dialami, menentukan konflik dalam peristiwa, dan menentukan alur. Saat ini, kita akan belajar menulis cerpen dari peristiwa yang pernah dialami.

      Secara garis besar, langkah langkah menulis cerpen berdasarkan pengalaman nyata adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan peristiwa menarik yang akan dijadikan dasar cerpen.
  2. Susunlah urutan peristiwa dalam bentuk kerangka alur.
  3. Kembangkan kerangka alur menjadi cerita. Uraikan dengan rinci setiap kerangka alur secara berurutan.
  4. Tentukan judul cerita.

Perhatikan Contoh

Perhatikan contoh berikut!

PENGALAMAN :

Terjatuh dari pohon hingga tangan patah

KERANGKA ALUR :

1. orientasi

  • Jay adalah seorang anak yang senang bermain layangan.
  • Jay mengoleksi berbagai jenis layangan
  • Suatu hari Jay mengejar layangan yang putus ke sebuah perumahan.
  • Layangan tersebut menyangkut di ranting pohon.
  • Jay berniat mengambilnya.

2. Komplikasi

  • Jay menaiki pohon besar dengan perlahan.
  • Sampailah di sebuah ranting dahan.
  • Jay bergelantung di dahan tersebut yang ternyata rapuh.
  • Jay terjatuh dan tangannya patah.

4. Resolusi

  • Jay ditemukan warga sudah tergeletak di bawah pohon.
  • Warga membawanya ke rumah sakit.
  • Jay dioperasi.

5. Koda

  • Tanggan Jay kembali pulih.
  • Jay menyesal karena dengan patah tangan tersebut, dia tidak mungkin menjadi seorang tentara.

CERPEN

Mimpi yang Musnah

Jay adalah seorang anak yang sangat aktif. Diam adalah musuh terberatnya. Hobinya adalah bermain layang-layang. Setiap hari, sepulang sekolah, Jay selalu bermain layang-layang. Jay memilki koleksi layang-layang yang sangat banyak, mulai dari yang berukuran kecil sampai dengan yang berukuran besar.

Suatu hari, Jay melihat ada layang-layang yang putus dan mengarah ke sebuah perumahan. Jay menginginkan layang-layang itu. Ternyata layang-layang itu menyangkut di atas pohon. Karena keinginan yang kuat untuk memiliki layang-layang itu, Jay nekat menaiki pohon besar tersebut.

Jay bergelantung dari satu dahan ke dahan lainnya. Tibalah di sebuah dahan yang rapuh. Jay terjatuh dan tangannya terbentur tanah dengan sangat kuat. Saat itu, Jay tidak bisa menggerakkan tangannya. Tiba-tiba meneteslah darah darah dari tangannya. Tetesan itu semakin lama semakin deras. Ternyata tangannya mengalami patah.

Warga yang menemukan Jay yang sedang kesakitan langsung membawanya ke rumah sakit. Jay akhirnya harus menjalani operasi penyambungan tulang.

Setelah pulih, Jay menyesal karena keteledorannya membuat tangannya menjadi patah. Yang lebih menyedihkan, patah tangannya membuat mimpi menjadi seorang tentara musnah.

Poin Penting

Langkah langkah menulis cerpen berdasarkan pengalaman nyata adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan peristiwa menarik yang akan dijadikan dasar cerpen.
  2. Susunlah urutan peristiwa dalam bentuk kerangka alur.
  3. Kembangkan kerangka alur menjadi cerita. Uraikan dengan rinci setiap kerangka alur secara berurutan.
  4. Tentukan judul cerita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *