Mengukur Kecepatan Membaca dan Mengevaluasi Membaca Cepat

By | April 3, 2020

Mengukur Kecepatan Membaca dan Mengevaluasi Membaca Cepat – Apakah kamu senang membaca? Bacaan apa yang paling kamu suka? Apa pun yang kamu baca, pasti kamu dapatkan informasi di dalamnya, bukan? Namun, pernahkah kamu mengukur kecepatan membacamu itu? Pada pembahasan kali ini, kita akan belajar cara mengukur kecepatan membaca agar kamu tahu berapa jumlah kata yang telah kamu baca pada setiap menitnya.

Mengukur Kecepatan Membaca dan Mengevaluasi Membaca Cepat

Mengukur Kecepatan Membaca dan Mengevaluasi Membaca Cepat

Mengukur Kecepatan Membaca

Bagi sebagian orang, membaca merupakan aktivitas yang menyenangkan sebab segala ilmu dan informasi bisa didapatkan salah satunya dengan membaca. Akan tetapi, apa jadinya jika membaca itu dilakukan secara cepat? Apakah informasi tetap akan didapat? Jawabannya, tentu saja sebab membaca cepat merupakan jenis membaca yang mengutamakan kecepatan membaca tanpa harus meninggalkan pemahaman terhadap isi dari bacaan. Kecepatan membaca bergantung pada bahan dan tujuan membaca serta penguasaan pembaca terhadap isi bacaan. Tujuannya adalah agar dalam waktu yang relatif singkat, kamu bisa mendapatkan hasil dan memahami bacaan sebanyak-banyaknya.

Langkah yang perlu kamu lakukan untuk menghitung kecepatan membacamu adalah sebagai berikut.

  • Menentukan waktu memulai membaca. Misalnya pukul 08.50 WIB.
  • Menentukan waktu selesai membaca. Misalnya 08.52 WIB.
  • Menghitung lamanya waktu yang digunakan selama membaca. Misalnya dari 08.50 – 08.52 berarti dua menit.
  • Menghitung jumlah kata yang telah kamu baca. Menghitung Kecepatan Membaca (KM) dengan rumus berikut.

Mengukur Kecepatan Membaca

Keterangan:
KM  : Kecepatan Membaca.
K      : Jumlah kata yang dibaca. Singkatan atau bilangan dihitung satu kata.
Wm : Lama waktu tempuh membaca dengan satuan menit.
kpm: satuan KM, kata per menit

Contoh:
Dalam waktu 2 menit, kamu berhasil membaca 500 kata, berarti kecepatan membacamu adalah

Mengukur Kecepatan Membaca (1)

  • Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan.
  • Menghitung pemahaman terhadap bacaan dari jumlah jawaban yang tepat dengan rumus

Mengukur Kecepatan Membaca (2)

Keterangan:
B  : Skor atau nilai tes yang dijawab dengan benar atau skor yang diperoleh.
SI : Skor ideal atau nilai tes.

Misalnya dari 10 pertanyaan, kamu berhasil menjawab 9 pertanyaan dengan benar berarti pemahamanmu terhadap bacaan tersebut adalah

Mengukur Kecepatan Membaca

Menghitung Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan rumus

Misalnya dari semua proses yang telah dijalani tadi, kamu dapat mengetahui kecepatan efektif membacamu, yaitu

Secara umum, ukuran ideal kecepatan membaca seseorang berdasarkan tingkatan pendidikannya adalah sebagai berikut.

  1. Tingkat SD : 200 kpm
  2. Tingkat SMP : 200 – 250 kpm
  3. Tingkat SMA : 250 – 350 kpm
  4. Tingkat perguruan tinggi : 350 – 400 kpm

Sementara itu, jika harus disertai pemahaman isi bacaan minimal 70%, KEM ideal seseorang berdasarkan tingkat pendidikannya yaitu:

  1. Tingkat SD : 200 x 70% = 140 kpm
  2. Tingkat SMP : 200 – 250 x 70% = 140 – 175 kpm
  3. Tingkat SMA : 250 – 350 x 70% = 175 – 245 kpm
  4. Tingkat perguruan tinggi : 350 – 400 x 70% = 245 – 280 kpm

Poin Penting

  1. Membaca cepat merupakan jenis membaca yang mengutamakan kecepatan membaca tanpa harus meninggalkan pemahaman terhadap isi dari bacaan.
  2. Tujuan membaca cepat adalah mendapatkan hasil dan memahami bacaan sebanyak-banyaknya dalam waktu yang relatif singkat.
  3. Langkah-langkah untuk menghitung kecepatan membaca adalah sebagai berikut.
  • Menentukan waktu memulai membaca.
  • Menentukan waktu selesai membaca.
  • Menghitung lamanya waktu yang digunakan selama membaca.
  • Menghitung jumlah kata yang telah dibaca.
  • Menghitung kecepatan membaca dengan rumus berikut.

  • Setelah membaca, Menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar bacaan.
  • Menhitung pemahaman terhadap bacaan dari jumlah jawaban yang tepat dengan rumus

  • Menghitung kecepatan efektif membaca (KEM) dengan rumus

Mengukur Kecepatan Membaca dan Mengevaluasi Membaca Cepat

Sudahkah kamu mempraktikkan membaca cepat pada sebuah wacana? Apakah kamu dapat memahami isi bacaan tersebut dengan baik? Pada materi sebelumnya, kamu telah belajar cara mengukur kemampuan membaca dengan menggunakan beberapa rumus. Pada pembahasan kali ini, kamu akan mengulang beberapa rumus kemarin sebagai tindak lanjut cara mengevaluasi hasil membaca cepat, terutama rumus pemahaman isi bacaan.

Kunci agar mudah memahami isi bacaan ketika membaca cepat antara lain adalah konsentrasi dan fokus terhadap bacaan, yaitu dengan memusatkan pandangan mata agar tidak salah membaca. Jika konsentrasi berkurang, besar kemungkinan kamu akan mengulang kata-kata sebelumnya sehingga akan membuang waktumu ketika membaca cepat.

Salah satu indikator bahwa kamu memahami isi suatu bacaan adalah ketika kamu mampu menjawab dengan tepat pertanyaan yang diajukan seputar bacaan yang telah dibaca. Jika jawaban yang tepat lebih banyak daripada jawaban yang salah, dapat disimpulkan bahwa kamu telah paham dengan baik isi dari bacaan tersebut dengan catatan tidak mengulang bacaan ketika menjawab pertanyaan. Hal itu merupakan evaluasi terhadap bacaan yang telah kamu baca.

Sebagaimana telah kita bahas sebelumnya bahwa untuk mengetahui pemahaman terhadap isi bacaan dapat menggunakan rumus BSI×100%=…%, yaitu nilai atau skor dari jawaban yang benar dibagi skor maksimal lalu dikalikan seratus persen, misalnya dalam waktu 2 menit, Arya mampu membaca 500 kata dan menjawab dengan tepat 7 dari 10 pertanyaan sehingga pemahaman Arya terhadap isi bacaan adalah dengan menghitung 70100×100%=70. Artinya, tingkat pemahaman Arya terhadap teks yang telah dibacanya mencapai 70%, dan itu merupakan ukuran minimal seorang siswa dalam memahami isi bacaan. Dengan kata lain, ukuran pemahaman isi bacaan seseorang dapat kita kategorikan sebagai berikut.

  • ≤69%=kurang
  • 70%-79%=cukup
  • 80%-89%=baik
  • ≥90%=sangat baik

Pemahaman terhadap isi bacaan sangat berpengaruh terhadap evaluasi bacaan dan penghitungan kecepatan efektif membaca. Sekadar mengingatkanmu bahwa rumus untuk mengetahui kecepatan efektif membaca (KEM) adalah KEM=KWm×BSI=\…kpm

Untuk menguji pemahamanmu, cobalah praktikkan membaca cepat pada teks berikut ini!

section-media
section-media
section-media

Selanjutnya jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mengevaluasi hasil membacamu tanpa mengulang kembali teks di atas!

  1. Apakah arti menabung?
  2. Mengapa menabung disebut kebiasaan baik?
  3. Mengapa menabung sulit diaplikasikan?
  4. Bagaimana fenomena menabung pada zaman modern sekarang ini?
  5. Bagaimana cara yang baik untuk melatih anak gemar menabung?
  6. Apa peribahasa yang dijadikan moto dalam menabung?
  7. Apa keuntungan menabung di bank?
  8. Apa kendala menabung di bank?
  9. Apa saja manfaat menabung?
  10. Siapa yang akan bangga jika kita rajin menabung?

Poin Penting

  1. Kunci agar mudah memahami isi bacaan ketika membaca cepat antara lain dengan konsentrasi dan fokus terhadap bacaan.
  2. Salah satu indikator seseorang paham terhadap isi suatu bacaan adalah mampu menjawab dengan tepat pertanyaan yang diajukan seputar teks yang telah dibaca.
  3. Untuk mengetahui pemahaman terhadap isi bacaan adalah dengan rumus BSI×100%=…%
  4. Ukuran pemahaman isi bacaan seseorang dapat kita kategorikan sebagai berikut.
  • ≤69%=kurang
  • 70%-79%=cukup
  • 80%-89%=baik
  • ≥90%=sangat baik

Kamu telah mempraktikkan membaca cepat, bukan? Pada pembahasan sebelumnya, kamu telah diberikan sebuah teks untuk praktik membaca cepat juga beberapa pertanyaan sebagai evaluasi terhadap pemahamanmu terhadap bacaan. Sudahkah kamu mengevaluasi hasil membaca cepat pada teks tersebut? Dari hasil evaluasi tersebut, kamu tentu tahu tingkat pemahamanmu berada pada kategori yang mana.

Nah, sekarang, sebagai tahap berikutnya dari membaca cepat, kamu harus mengemukakan kembali informasi dalam bacaan dengan bahasamu sendiri. Setelah membaca teks, kamu bisa mendapatkan informasi dari jawaban-jawaban pada pertanyaan yang berhubungan dengan teks atau dari gagasan pokok pada setiap paragraf sehingga informasi yang dikemukakan lebih singkat.

Dengan begitu, langkah yang perlu kamu lakukan untuk mengemukakan kembali informasi dari teks adalah sebagai berikut.

  1. membaca teks dengan cepat dan penuh konsentrasi,
  2. menjawab pertanyaan-pertanyaan tanpa mengulang kembali bacaan,
  3. merangkaikan jawaban-jawaban tadi menjadi beberapa paragraf dan mengubahnya dengan menggunakan bahasamu.

Perhatikan Contoh

Untuk memudahkanmu, mari kita perhatikan kembali contoh teks sebelumnya!

section-media
section-media
section-media

Selanjutnya, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mengevaluasi hasil membacamu tanpa mengulang kembali teks di atas!

  1. Apakah arti menabung?
  2. Mengapa menabung disebut kebiasaan baik?
  3. Mengapa menabung sulit diaplikasikan?
  4. Bagaimana fenomena menabung pada zaman modern sekarang ini?
  5. Bagaimana cara yang baik untuk melatih anak gemar menabung?
  6. Apa peribahasa yang dijadikan moto dalam menabung?
  7. Apa keuntungan menabung di bank?
  8. Apa kendala menabung di bank?
  9. Apa saja manfaat menabung?
  10. Siapa yang akan bangga jika kita rajin menabung?

Jawaban untuk pertanyaan di atas adalah sebagai berikut.

  1. Menabung adalah menyisihkan uang untuk disimpan.
  2. Menabung disebut kebiasaan baik karena mendidik kita untuk hemat dan mandiri.
  3. Menabung sulit diaplikasikan karena terkadang kita terlalu mengikuti nafsu untuk mendapatkan yang kita inginkan sehingga uang pun habis seketika.
  4. Pada zaman modern sekarang ini, orang tua salah memersepsikan menabung, yaitu dengan memberikan uang khusus untuk menabung sehingga anak-anak pun akan menabung jika diberikan uang tersebut.
  5. Cara untuk melatih anak gemar menabung adalah dengan menyiapkan celengan kecil yang menarik dan lucu.
  6. Moto dalam menabung adalah “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”.
  7. Keuntungan menabung di bank adalah uang kita menjadi aman dari pencuri dan dari kita sendiri.
  8. Kendala menabung di bank adalah tidak dapat menabung dengan nominal yang kecil, minimal Rp10.000,00.
  9. Manfaat menabung adalah bisa memeroleh sesuatu yang kita inginkan dan dapat hidup mandiri di masa depan.
  10. Pihak yang akan merasa bangga jika kita rajin menabung adalah kita sendiri dan orang tua kita.

Setelah menuliskan jawaban-jawaban tadi, langkah selanjutnya adalah merangkaikan jawaban-jawaban tersebut menjadi beberapa paragraf dengan menggunakan bahasamu sendiri, dengan catatan jika jawabanmu tepat semua. Perhatikan contoh berikut!

section-media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *