Menyusun dan Menangkap Makna Teks Tanggapan Deskriptif

By | April 7, 2020

Menyusun dan Menangkap Makna Teks Tanggapan Deskriptif – Teman-teman, pada materi sebelumnya tentu kalian sudah mempelajari apa itu teks deskriptif dan strukturnya bukan? Nah, pada materi kali ini kalian akan mempelajari bagaimana menangkap makna yang terdapat pada teks deskriptif. Menangkap makna teks deskriptif adalah memahami isi teks yang ingin disampaikan pada teks deskriptif.

Menyusun dan Menangkap Makna Teks Tanggapan Deskriptif

Menyusun dan Menangkap Makna Teks Tanggapan Deskriptif

Beberapa Cara Menangkap Makna Teks Tanggapan Deskripsi

1. Penggunaan kalimat-kalimat deskriptif

Kalimat-kalimat deskriptif adalah kalimat-kalimat yang menggambarkan objek yang dideskripsikan. Objek-objek yang dideskripsikan bisa berupa ukuran, warna, rasa, serta ciri-ciri fisik lainnya pada objek yang dideskripsikan, contohnya sebagai berikut.

Rambutan adalah salah satu buah yang memiliki ciri khas tertentu. Kulit pada rambutan memiliki rambut. Warna kulitnya beraneka ragam bergantung pada kondisi buahnya. Rambutan yang belum matang, warnanya hijau. Warna kulit itu bisa berangsur kuning hingga merah. Warna merah pada kulit rambutan menandai bahwa buah itu telah matang. Rambutan yang matang akan terasa manis sekali. Pada saat buah itu dikupas, akan terdapat selaput putih yang menutupi buah.

2. Penjabaran kalimat-kalimat deskriptif dengan menggunakan kata sifat

Berdasarkan kata sifat inilah, kalian dapat memiliki gambaran objek yang dideskripsikan, contohnya sebagai berikut.
Kebun Raya Bogor adalah salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Tempat ini sangat luas. Luasnya mencapai 87 hektar. Di Kebun Raya itu terdapat 1.500 jenis tanaman. Tanaman itu terdiri atas tanaman besar yang sudah berumur ratusan tahun, serta tanaman-tanaman bunga yang indah.

3. Penggunaan kalimat yang bermakna definisi

Seperti kalian ketahui, teks deskriptif memiliki ciri khas pada strukturnya. Salah satu struktur pada teks deskriptif adalah deskripsi umum. Deskripsi umum berisi definisi dari objek yang yang dideskripsikan. Definisi umum dapat disampaikan dengan menggunakan kalimat-kalmat yang bermakna definisi. Kalimat-kalimat bermakna definisi dapat diidentifikasi dengan melihat ciri-cirinya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

• Salah satu ciri kalimat defini menggunakan kata adalah atau merupakan
Taman Mini Indonesia Indah merupakan salah satu tempat wisata yang bernuasa budaya Indonesia. Di tempat wisata itu tersimpan berbagai kekayaan Nusantara yang menjadi ciri khas dari setiap daerah.
• Kalimat definisi berisi konsep yang dibicarakan. Karena itu, konsep yang dibicarakan disampaikan melalui gagasan utama. Gagasan utama bisa terletak di awal atau di akhir kalimat.

4. Penggunaan kalimat-kalimat yang mengandung klasifikasi

Seperti kita ketahui bahwa salah satu dari struktur teks deskriptif adalah deskripsi bagian. Deskripsi bagian berisi informasi secara detail dari objek yang dibicarakan, misalnya bagian-bagian yang terdapat pada suatu objek. Selain itu deskripsi bagian juga berisi informasi tentang klasifikasi atau penggolongan dari objek yang dibicarakan. Ciri khas dari deskripsi bagian ini adalah menggunakan kalimat-kalimat yang mengandung klasifikasi. Kalimat-kalimat itu umumya ditandai dengan ciri-ciri khas sebagai berikut.
• Menggunakan kata-kata tertentu yang menandai klasifikasi, seperti dibagi, digolongkan, atau diklasifikasikan
• Menggunakan gaya informatif pada saat menyampaikan informasi
• Membagi atau mengklasifikasikan objek yang dibicarakan berdasarkan dua atau lebih klasifikasi berdasarkan acuan tertentu.
Hewan adalah salah satu makhluk hidup yang membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Di alam ini sumber makanan hewan terbagi menjadi dua macam, yakni tumbuhan dan hewan. Hewan-hewan yang makan tumbuhan, seperti biji-bijian dan daun-daunan digolongkan menjad herbivora. Sedangkan hewan yang memakan hewan lainnya atau pemakan daging dinamakan karnivora. Adapun hewan-hewan yang memakan daging dan tumbuhan dikategorikan sebagai kewan omnivora.

5. Penggunaan makna simbol

Penulis terkadang menggunakan kata-kata tertentu yang memiliki makna simbol unutuk menyampaikan isi dari teks deskripsi. Simbol ini dapat menunjukkan gagasan atau ide yang ingin disampaikan oleh penulis, contohnya sebagai berikut.
Menurut sebagian besar masyarakat setempat, kata Nadran berasal dari kata nazar. Kata nazar berasal dari bahasa Arab. Dalam konsep ajaran Islam, nazar bermakna memenuhi janji karena telah diberikan limpahan rezeki oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, Nadran merupakan upacara sebagai pemenuhan janji karena telah diberikan hasil laut yang berlimpah.

6. Penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal

Salah satu cara memahami makna teks adalah dengan memahami kohesi gramatikal dan leksikal. Kohesi gramatikal adalah kepaduan yang dicapai dengan menggunakan aturan gramatikal, seperti menggunakan kata rujukan, subtitusi, dan elipsis. Kohesi leksikal adalah kepaduan yang dicapai melalui pengulangan kata, kata bersinonim, kata berantonim, dan hiponim.

7. Penggunaan konjungsi

Konjungsi yang digunakan pada teks deskriptif bervariasi, seperti dan, karena, dan sehingga. Masing-masing konjungsi itu memiliki makna.

Poin Penting

Teks deskriptif adalah teks yang berisi gambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca, seolah pembaca dapat melihat, merasakan, dan mengalami peristiwa yang disampakan di dalam teks itu. Pembaca dapat menangkap atau memahami makna teks deskriptif dengan memperhatikan beberapa hal.
1. Penggunaan kalimat-kalimat deskriptif dalam teks deskriptif.
2. Penggunaan kata sifat dalam teks deskriptif.
3. Penggunaan kalimat-kalimat yang mengandung makna definisi.
4. Penggunaan kalimat-kalimat yang mengandung klasifikasi.
5. Penggunaan simbol yang memiliki makna tertentu yang terkait dengan ide atau gagasan dari teks deskriptif.
6. Penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal.
7. Penggunaan konjungsi

Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif

Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu menyusun teks tanggapan deskriptif baik melalui lisan maupun tulisan

Coba perhatikan kalimat-kalimat berikut ini.
1. Bunga matahari adalah tumbuhan semusim yang dijadikan tanaman hias.
2. Bunga matahari juga memiliki daun tunggal yang lebar.
3. Bunga ini memiliki dua tipe bunga, yaitu bunga tepi yang membentuk satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan bunga tabung yang menghasilkan biji.
4. Batangnya tegak dan ditumbuhi rambut kasar.

Dapatkah kalian menyusun kalimat-kalimat tersebut menjadi sebuah paragraf?

Paragraf disusun oleh kalimat yang membentuk kesatuan pokok bahasan. Setiap kalimat saling berhubungan terutama antara kalimat topik dan kalimat penjelas. Kalian dapat menentukan terlebih dahulu kalimat topik di antara beberapa kalimat tersebut kemudian menentukan kalimat-kalimat penjelasnya. Kalimat topik menjadi kalimat utama yang berisi inti gagasan dan acuan untuk mengembangkan suatu paragraf. Adapun kalimat penjelas menjadi kalimat yang berisi uraian detail tentang kalimat utama suatu paragraf.

Penentuan kalimat topik tentu dilihat dari kalimat yang isinya memaparkan hal yang umum tetapi dapat mencakup kalimat-kalimat penjelas. Dengan memperhatikan hal tersebut, kalimat topik ada pada nomor 1, yaitu ”Bunga matahari adalah tumbuhan semusim yang dijadikan tanaman hias.”

Setelah menentukan kalimat topik, kalian perlu menentukan kalimat penjelas yang biasanya lebih dari satu kalimat. Kalimat-kalimat penjelas ini perlu disusun dengan memperhatikan kepaduan antarkalimat. Kalimat penjelas harus saling berhubungan dan membuat kalimat topik menjadi lebih jelas. Adapun kalimat-kalimat penjelas tersebut adalah kalimat nomor 2, 3, dan 4. Jika disusun dengan padu, kalimat-kalimat tersebut akan menjadi paragraf berikut ini.

Bunga matahari adalah tumbuhan semusim yang dijadikan tanaman hias. Bunga ini memiliki dua tipe bunga, yaitu bunga tepi yang membentuk satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan bunga tabung yang menghasilkan biji. Bunga matahari memiliki daun tunggal yang lebar. Batangnya tegak dan ditumbuhi rambut kasar.

Sebelum membahas topik ini lebih jauh, kalian perlu memperhatikan syarat penyusunan paragraf yang baik, yaitu sebagai berikut.

Syarat Penyusunan Praragraf yang Baik

1. Kesatuan

Dalam hal ini paragraf memiliki kesatuan dengan mengandung satu gagasan pokok. Kesatuan ini sangat bergantung pada peletakan kalimat topik. Walaupun dalam paragraf terdapat beberapa gagasan tambahan tetapi gagasan tersebut harus fokus pada gagasan utama.

2. Kepaduan

Paragraf dapat dikatakan padu jika kalimat-kalimat dalam paragraf saling berhubungan dan disusun secara logis. Setiap kalimat berkaitan satu sama lain untuk mendukung gagasan utama.

3. Kelengkapan

Paragraf perlu memiliki kalimat topik dan kalimat penjelas. Jangan sampai salah satu kalimat tersebut tidak ada dalam sebuah paragraf. Kelengkapan paragraf berkaitan dengan kalimat-kalimat penjelas yang tuntas dalam menjelaskan kalimat utama.

Penyusunan kalimat menjadi sebuah paragraf adalah hal yang penting untuk dipahami karena pada topik ini kalian akan belajar menyusun teks tanggapan deskriptif. Dalam penyusunan teks, kalian tentu akan belajar untuk menyusun paragraf. Penyusunan paragraf ini perlu memperhatikan kalimat-kalimat yang saling berhubungan.

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan saat menyusun teks tanggapan deskriptif, yaitu sebagai berikut ini.
1. Memahami struktur teks tanggapan deskriptif
2. Menentukan setiap bagian struktur teks tanggapan deskriptif
3. Memahami ciri-ciri bahasa dalam teks tanggapan deskriptif
4. Memahami penyusunan paragraf yang benar

Mari Kita Praktikkan

Perhatikan teks acak berikut ini.

1. Ada enam buah ornamen sate yang melambangkan enam juta gulden yang digunakan untuk membangun gedung tersebut.
2. Gedung berwarna putih ini memiliki gaya arsitektur Indo-Eropa yang anggun memesona.
3. Banyak orang menyebutkan bahwa Gedung Sate ini adalah ”Gedung Putih-nya Bandung”.
4. Gedung Sate memiliki keunikan berupa tusuk sate yang ada di puncak gedung tersebut.
5. Gedung Sate merupakan bangunan bersejarah di Kota Bandung.
6. Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini masih berdiri kokoh sebagai pusat pemerintahan Kota Bandung.

Berhubung bahwa struktur pertama teks tanggapan deskriptif adalah deskripsi umum/identifikasi, kalian dapat menentukan kalimat yang memaparkan identifikasi suatu objek (Gedung Sate). Biasanya, identifikasi objek ini ditandai dengan kalimat definisi. Adapun kalimat definisi tersebut ada pada kalimat nomor 5. Kalimat nomor 5 tersebut menjadi kalimat topik. Lalu, kalian dapat mencari kalimat penjelasnya.

Untuk disusun sebagai teks, kalian perlu memperhatikan bahwa susunan kalimat tersebut diperuntukkan untuk setiap bagian struktur dan disusun menjadi lebih dari satu paragraf. Jadi, satu paragraf memaparkan deskripsi umum/identifikasi dan satu paragraf memaparkan deskripsi bagian.

Deskripsi umum/identifikasi dari hasil susunan kalimat tersebut adalah:
Gedung Sate merupakan bangunan bersejarah di Kota Bandung. Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini masih berdiri kokoh sebagai pusat pemerintahan Kota Bandung. Banyak orang yang menyebutkan bahwa Gedung Sate ini adalah ”Gedung Putih-nya Bandung”.
Adapun deskripsi bagian dari hasil susunan kalimat tersebut adalah:
Gedung Sate memiliki keunikan berupa tusuk sate yang ada di puncak gedung tersebut. Ada enam buah ornamen sate yang melambangkan enam juta gulden yang digunakan untuk membangun gedung tersebut. Gedung berwarna putih ini memiliki gaya arsitektur Indo-Eropa yang anggun memesona.

Poin Penting

  1. Syarat penyusunan paragraf yang baik adalah memiliki kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan.
  2. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyusun teks tanggapan deskriptif, yaitu:
    a. Memahami struktur teks tanggapan deskriptif
    b. Menentukan setiap bagian struktur teks tanggapan deskriptif
    c. Memahami ciri-ciri bahasa dalam teks tanggapan deskriptif
    d. Memahami penyusunan paragraf yang benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *