Langkah-Langkah Menulis Novel

By | June 2, 2020

Langkah-Langkah Menulis Novel – Siswa mampu memproduksi teks novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan.

Langkah-Langkah Menulis Novel

Langkah-Langkah Menulis Novel

Kalian sudah memahami struktur dan kaidah teks penggalan novel, bukan?

Struktur novel terdiri atas abstrak^ orientasi^ komplikasi^ evaluasi^ resolusi^ koda. Penulis biasanya mengawali novel dengan abstrak di mana pembaca bisa mengetahui ringkasan cerita yang akan di baca. Abstrak ini, bisa saja berupa prolog. Setelah abstrak, penulis akan memperkenalkan tokoh atau setting dalam bagian orientasi.
Cermati bagian orientasi dari novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi berikut ini.

Pada bagian orientasi ini, penulis mengawali dengan perkenalan tokoh melalui latar suasana yang mencerminkan penokohan. Orientasi sangat berpengaruh pada cerita. Orientasi yang bagus akan membuat pembaca ingin terus mengikuti kisah dalam novel itu. Nah, pada topik ini, kita akan mengupas langkah-langah menulis novel. Langkah-langkah ini bisa kalian praktikkan untuk membuat novel kalian sendiri.

1. Mencari ide
Langkah pertama dan utama adalah mencari ide. Banyak yang bingung bagaimana cara menghadirkan ide untuk novel kita padahal ide bisa datang darimana saja tanpa kita duga. Kuncinya hanya satu, kita peka terhadap sekeliling kita. Mulailah dari lingkungan terdekat kita. Hal ini bisa dari teman, kedaan sekolah, berita TV, peristiwa perjalanan, atau imajinasi dari lagu tertentu.

Ide akan mengantarkan kita pada genre novel apa yang akan kita buat. Genre novel berdasarkan tipenya adalah romance, science fiction, horor,thriller, misteri, komedi, dan inspirasi.

2. Tentukan unsur-unsur instrinsik
Menentukan unsur-unsur intrinsik bisa dengan cara membuat tabel atau skema.
Contoh

Pelajarilah bagian-bagian ini dari novel-novel yang sudah ada. Ambillah beberapa novel yang kalian sukai dan bedahlah novel-novel itu seperti tabel di atas. Dengan demikian, kalian akan melihat hal apa saja yang biasa dijadikan orientasi, komplikasi, atau koda dalam novel-novel terkenal itu.

3. Observasi untuk menunjang unsur dan struktur novel kita
Observasi bisa dilakukan dengan cara membaca, melihat film dokumenter, atau mengunjungi tempat-tempat yang akan kita jadikan setting novel kita. Hal yang penting lainnya adalah mendokumentasikan segala hal yang akan memberikan inspirasi saat ita menulis novel kita. Misalnya, kalian memotret pantai yang akan dijadikan salah satu setting dalam novel kalian. Dengan adanya foto itu, kalian akan lebih mudah mendeskripsikannya dalm kata-kata.

4. Mulailah menulis
Inilah langkah paling inti dalam menulis novel. Mulailah segera menulis. Menulis novel membutuhkan tekad yang kuat. Jadi, mulailah menulis secepat mungkin di saat ide datang.

5. Minta seseorang menjadi pengawal tulisan kalian
Mintalah seseorang menjadi pembaca pertama bab demi bab tulisan kalian. Hal ini akan memberi kalian semangat untuk terus menyelesaikan novel kalian.

6. Suntinglah saat novel sudah selesai sebagai novel yang utuh
Jangan menyunting ketika novel belum selesai. Hal ini bisa menjadikan semangat kalian kendur, apalagi jika hasil suntingannya membuat novel kalian seperti tidak bagus sama sekali. Suntinglah novel ketika sudah jadi.

7. Perbaiki hasil suntingan dan publikasikan
Hal terakhir ini akan memberikan banyak manfaat, terutama untuk meningkatkan kemampuan menulis kalian. Jangan takut diberikan kritik atau saran dari orang lain. Hal itu akan membuat kalian menjadi semakin mahir menulis.

Mari kita belajar menulis melalui langkah-langkah menulis yang sudah disebutkan tadi. Dalam soal-soal berikut kalian akan lebih banyak lagi belajar.

Poin Penting

Menulis novel adalah pekerjaan yang membutuhkan kerja keras dan komitmen. Oleh sebab itu, menjaga langkah-langkah dalam menulis novel akan sangat bermanfaat.

Kata siapa penulis tidak bakal kaya? Menurut sebuah penelitian yang dilakukan The Richest, seorang JK Rowling mampu meraup keuntungan sebanyak 11,9 Triliun berkat karya-karya novelnya yang antara lain adalah Harry Potter. Apalagi kalau karya novel mereka diangkat menjadi film layar lebar, bukan tidak mungkin keuntungannya menjadi berkali-kali lipat. Maka, profesi novelis mungkin layak dijadikan pilihan karier kalian ke depannya.

Semua hal yang menyenangkan itu memerlukan usaha untuk meraihnya. Untuk menjadi seorang penulis novel kawakan, diperlukan kerja keras. Salah satu kerja keras itu adalah melatih teknik menulis yang baik. Hal terpenting yang dilakukan sebelum menulis adalah memiliki skema dasar.

Ibarat sebuah peta, skema dasar bagi seorang penulis merupakan penunjuk jalan menuju harta karun berupa karya yang utuh. Skema ini seringkali diistilahkan beda-beda oleh para penulis, namun satu kata yang sering muncul adalah outlineOutline adalah semacam proposal yang menggambarkan poin-poin penting cerita. Pengertian yang sama sering kita bahasakan sebagai kerangka cerita. Dari kerangka tersebut, penulis atau calon penulis novel akan lebih mudah merencanakan alur cerita.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menyusun outline novel. Berikut ini adalah langkah-langkah kerjanya:

1. Putuskan tema utama
Kita sering yakin dengan ide-ide yang berseliweran di benak kita. Sayangnya karena terlalu banyak ide terkadang kita tidak fokus sehingga hilanglah mood menulis itu. Coba fokuskan pada satu ide saja. Tipsnya, pilihlah ide yang berdasarkan masalah kehidupan tersulit menurut kalian. Namun ingat, kalian perlu menyiapkan juga solusi bagi masalah tersebut. Contohnya: pencarian cinta dan jati diri.

2. Susunlah sebuah sinopsis
Tahapan terpenting selanjutnya adalah memperhatikan cara-cara menyusun sinopsisnya terlebih dahulu. Sinopsis itu laksana foto profil seseorang. Isinya merupakan alur singkat mengenai awal cerita-masalah-penyelesaian. Tipsnya, susunlah sinopsis mengenai keunggulan cerita dari segi konflik dan ending-nya. Berikut adalah contohnya.

                                       Sinopsis Mantra Cirengkong
Niskalawati, seorang sinden muda yang sangat populer. Gadis Desa Cirengkong ini menjadi idola banyak orang. Kades Arya ingin sekali meminang Niskalawati sebagai istri keduanya. Anak sang Kades, Anggayana Putra, juga suka dengan Niskalawati, sehingga Niskalawati menjadi perebutan ayah dan anak. Di lain sisi, Ramayanda, teman masa kecil Niskalawati pun diam-diam suka pada Niskalawati.
Suatu hari, Niskalawati tidak masuk sekolah karena Dalang Cecep, ayahnya, harus dioperasi. Penyakit sang ayah salah satunya karena stres memikirkan hutang yang membelitnya. Di situlah, Kades menggunakan kesempatan. Dia menyediakan uang untuk biaya operasi asal Niskalawati menuruti kemauannya.
Hingga suatu kali, Niskalawati menceritakan kisahnya pada Ramayanda dan mengaku sudah dua bulan hamil. Sayangnya aib itu juga diketahui oleh Anggayana Putra si anak kades, sehingga dia dendam. Di lain sisi, sang kades tiba-tiba sekarat karena penyakit kulit yang aneh. Di sanalah Anggayana bikin fitnah, kepada warga dia bilang bahwa Ramayanda main teluh ilmu hitam. Itulah kenapa ayahnya sakit. Kebetulan saat digerebek, Ramayanda memang sedang membaca mantra, yang ternyata hanya rajah khusus ketika membuat patung golek dan itu bukanlah mantra hitam.
Di akhir cerita, Ramayanda dipenjara 10 tahun. Sedangkan kades Arya sembuh dari penyakitnya dan semakin kaya setelah menjadi pengusaha sukses. Sementara, Niskalawati berhenti sekolah dan membesarkan “anak haram”-nya sebagai penyanyi dangdut. Sepuluh tahun kemudian, Ramayanda dapat remisi bebas dan di depan gerbang penjara, telah menunggu Niskalawati dengan anaknya. Kali ini, mereka menjemput calon suami sinden yang tertunda itu.

3. Pikirkan tokoh yang tepat
Sering melihat karakter teman-teman kalian akan menambah pembendaharaan watak tokoh ciptaan kita dalam novel. Cobalah untuk memuat coret-coretan watak tokoh utama lengkap dengan gambaran fisiknya pada note kalian. Contohnya: Niskalawati, gadis berusia 17 tahun, sayang terhadap ayahnya, cantik namun polos, berambut lurus diikat karet gelang, dsb.
4. Urutkan inti dari isi per bab
Setelah membuat sinopsis dan tokoh, kita perlu memecah sinopsis tersebut ke dalam beberapa adegan. Setiap adegan bisa dipecah menjadi beberapa bab. Kelak, potongan adegan tersebut akan mudah untuk dikembangkan menjadi cerita seutuhnya. Pengembangannya tentu dengan memoles sedemikian rupa melalui penggambaran latar dan dialog yang lengkap.

BAB 1
Dalang Cecep sangat tenar karena permainan goleknya. Kelompok wayang itu semakin tenar karena seorang Sinden muda di kelompok wayang golek Cecep Sukanaya Lalakon memukau para penonton di acara syukuran Kades Baru. Dari kejadiean malam itu, sosok sinden itu menjadi populer di mulut warga Desa Cirengkong. Semua orang menanyakan nama sinden itu, tak terkecuali Jaka Arya Kalayaksa, si kades baru.
BAB 2
Dialah Niskalawati, perempuan lembut yang sangat sayang pada sang ayah. Dia selalu menemani sang ayah kemana pun manggung. Mulai tahun ini Niskalawati ikut menunjukan diri di panggung pertunjukan wayang golek. Bakatnya menyanyi turun dari ibunya yang seorang sinden juga. Ibunya telah pupus sejak lima tahun lalu. Waktu mundur menceritakan diri Niskalawati kecil. Ibunya bernama Nyai Moksa. Ayah Niskalawati akhirnya mengangkat punya saudara angkat yang lebih tua darinya. Dan dia sangat sayang padanya.

Selamat mencoba!

Poin Penting

Selain menyusun outline, kemahiran yang perlu diasah oleh seorang penulis adalah membuat judul. Cobalah membuat judul dengan kata-kata yang ekspresif dan menimbulkan imaji pada pembacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *