Evaluasi Teks Iklan

By | June 1, 2020

Evaluasi Teks Iklan – Setelah kita memahami struktur dan kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks iklan, kita dapat mengevaluasi bentuknya. Hal ini bertujuan agar kita dapat menilai, mengkritik, dan memperbaiki teks iklan tersebut.

Evaluasi Teks Iklan

Evaluasi Teks Iklan

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat kita evaluasi dari teks iklan.

Beberapa Hal Mengenai Evaluasi Teks Iklan

1. Evaluasi penggunaan struktur
Berdasarkan materi sebelumnya, telah kita pahami bahwa struktur teks iklan terdiri atas orientasi tubuh iklan justifikasi. Dalam mengevaluasi sebuah teks berita, kita bisa menganalisis struktur yang dimiliki oleh suatu iklan. Apakah lengkap atau hanya menggunakan sebagian saja?

2. Evaluasi penggunaan bahasa
Sebagai media penyampaian informasi produk/jasa sekaligus upaya persuasif agar masyarakat tertarik dengan produk/jasa tersebut, bahasa iklan sering kali menggunakan bahasa yang sederhana, mudah diingat, dan mudah pula dipahami. Oleh karena itu, kalimat yang panjang dan berbelit-berbelit selalu dihindari dalam iklan. Pilihan kata yang digunakan harus berima, memiliki persamaan bunyi, dan menggunakan pilihan kata yang dianggap penting.

Bahasa dalam media seharusnya juga menghindari menggunakan modalitas yang mengandung unsur kesangatan, seperti paling, amat, atau sangat. Penggunaan modalitas seperti ini membuat iklan menjadi tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kalimat pada iklan harus lebih banyak mengandung fakta daripada opini dan idealnya adalah tidak menipu masyarakat.

Jangan pernah lupakan bahwa penggunaan kalimat dalam iklan tidak akan terlepas dari adanya kalimat persuasif, argumentatif, dan deklaratif, atau bahkan interogatif. Variasi penggunaan keempat jenis kalimat tersebut akan membuat iklan menjadi semakin menarik.

3. Evaluasi penggunaan ejaan
Kemudahan pemahaman bahasa iklan juga ditunjang oleh ketepatan penggunaan ejaan dan tanda baca. Kesalahan penggunaan tanda baca (atau direalisasi dengan intonasi jika berbentuk lisan) akan menimbulkan gangguan dalam pemahaman terhadap apa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

4. Evaluasi penggunaan unsur
Unsur yang dimaksud di sini meliputi segala hal di luar penggunaan bahasa dan ejaan, seperti jenis media atau penggunaan jenis pesan nonverbal, misalnya, gambar, tanda, atau simbol.

Mari kita perhatikan contoh teks iklan berikut!


Perhatikan hasil evaluasi di bawah ini.

Poin Penting

Inilah tujuan evaluasi yang kita inginkan. Dengan menganalisis struktur, bahasa, ejaan, dan unsur seperti di atas, kita bisa menilai apakah sebuah iklan berhasil menyampaikan informasi kepada masyarakat atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *