Evaluasi Struktur dan Isi Teks Cerita Sejarah

By | May 31, 2020

Evaluasi Struktur dan Isi Teks Cerita Sejarah – Betapa beruntungnya masyarakat Indonesia pada zaman sekarang. Indonesia termasuk salah satu negara dengan saluran televisi terbanyak dibandingkan negara maju seperti Perancis sekalipun. Perkembangan teknologi dan kebebasan pers menyebabkan informasi termasuk informasi sejarah tidak terbendung lagi untuk ditayangkan setiap saatnya.

Evaluasi Struktur dan Isi Teks Cerita Sejarah

Evaluasi Struktur dan Isi Teks Cerita Sejarah

Cukup banyak juga acara bernuansa sejarah ditayangkan di televisi. Hal itu menyebabkan berbagai peristiwa masa lalu menjadi terkuak lebar di mata pemirsa Indonesia. Walaupun demikian, adakalanya kriteria apa yang dianggap penting dan kurang penting dalam tayangan-tayangan tersebut menjadi relatif sama sekali. Untuk itu diperlukan kebijaksanaan dan kearifan pemirsa untuk memilah informasi yang sangat banyak tersebut.

Sejarah adalah ilmu tentang masa lalu yang tidak akan pernah usang, karena ia memperbaharui dirinya dengan penemuan data baru dan cara melihat suatu peristiwa dari sudut pandang yang baru pula. Dengan berbagai versi yang ada, sejarah sesungguhnya memicu kita untuk berpikir, berdiskusi, dan pada gilirannya mencerdaskan. Tahukah kalian bahwa capaian-capaian yang telah diraih bangsa kita sejak proklamasi kemerdekaan sampai hari ini ditambah akumulasi prestasi nenek moyang kita sejak zaman kerajaan di Nusantara akan dapat meningkatkan rasa kebangsaan kita?

Kita bangga dengan prestasi masa lalu, sekaligus kita juga dapat belajar dari kegagalan masa lampau. Dengan begitu, kita akan terjaga dari keterpurukan pada lubang yang sama. Akan tetapi, sesungguhnya sejarah juga mewartakan pada kita akan keterbatasan manusia. Dengan kesadaran akan hal tersebut, kita akan menjadi lebih arif.

Arif berarti mau mengevaluasi diri. Arif juga berarti terbuka akan masukan dari pihak lain. Maka, sudah saatnya kita belajar mengevaluasi teks sejarah berdasarkan kaidah-kaidah yang sesuai. Pertama-tama kita harus mengevaluasi struktur teks sejarah itu sendiri, agar terdapat proses penilaian akan bacaan tersebut. Sebagai sebuah teks sejarah, teks yang disediakan harus dapat menjalankan fungsi sosialnya, yakni merekonstruksi dan memberikan informasi yang berkaitan dengan masa lampau.

Setelah menggali setiap informasi yang disajikan tiap paragrafnya, kalian dapat mengelompokkan informasi tersebut berdasarkan jenis dan waktu keberlangsungan peristiwa yang diceritakan. Terakhir, kalian dapat mengevaluasi nilai-nilai positif yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut.

Mari kita coba mengevaluasi teks cerita sejarah berikut ini.

Masuknya Islam ke Nusantara Menurut Teori Maritim

Menurut N.A. Baloch, seorang sejarawan Pakistan, agama Islam masuk dan berkembang di Nusantara Indonesia berkat kedinamisan umat Islam yang ahli dalam berbagai bidang pada masa lampau. Banyak umat Islam yang berprofesi sebagai navigator atau ahli peta kelautan dan wirausahawan. Mereka menguasai dunia kemaritiman dan juga pasar global pada waktu itu.

Melalui aktivitas pelayaran dan perdagangan, ajaran Islam mulai dikenalkan di sepanjang jalan laut niaga di pantai-pantai tempat persinggahannya pada masa abad ke-1 Hijriyah atau abad ke-7 Masehi. Para wirausahawan Arab mengenalkan ajaran Islam dari pantai Nusantara Indonesia hingga Cina Utara. Adapun proses waktu yang dilalui dalam dakwah pengenalan ajaran agama Islam ini, berlangsung selama lima abad, yakni dari abad ke- 1 – 5 Hijriyah atau dari abad ke- 7 – 12 Masehi.

Barulah, mulai abad ke-6 Hijriyah atau abad ke 13 Masehi terjadi pengembangan Islam hingga ke pedalaman. Pada periode ini pengembangan agama Islam ke pedalaman Nusantara dilakukan oleh para wirausahawan pribumi. Selain itu, dimulai juga perkembangan ajaran Islam dari Aceh pada abad ke-9 Masehi. Kemudian, perluasan yang sama diikuti di wilayah lainnya di Nusantara, sehingga kekuasaan politik Islam atau kesultanan di Nusantara mulai bertumbuh.

Contoh Evaluasi Informasi

1. Paragraf 1:
(1) Umat Islam multi-profesi
(2) Umat Islam menguasai maritim dan pasar
Nilai yang dapat dipetik:
Sejarah mencatat banyak prestasi dicatatkan dari kalangan umat Islam
2. Paragraf 2:
(1) Pengenalan ajaran agama lewat perdagangan
Nilai yang dapat dipetik:
Kesabaran dan perjuangan
3. Paragraf 3:
(1) Perluasan perkembangan Islam
(2) Perkembangan Islam di pedalaman dilakukan masyarakat pribumi
Nilai yang dapat dipetik:
Kerjasama dan kerja keras para masyarakat pribumi

Poin Penting

Setiap sejarah memiliki periodisasi. Dalam pembuatan teks cerita sejarah, diperlukan pemerian informasi secara runtut atau disusun pembabakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *