Cara dan Teknik Membaca Teks Berita dan Tanda Penjedaan

By | April 2, 2020

Cara dan Teknik Membaca Teks Berita dan Tanda Penjedaan – Pada topik ini, kalian akan belajar tentang cara dan teknik membaca teks berita serta kalian akan belajar tentang tanda-tanda penjedaan dalam sebuah teks berita.

Cara dan Teknik Membaca Teks Berita dan Tanda Penjedaan

Cara dan Teknik Membaca Teks Berita dan Tanda Penjedaan

Membaca Teks Berita

Membaca berita adalah menyampaikan sebuah berita atau informasi dengan cara membaca teks berita dengan intonasi, lafal, dan sikap yang benar. Naskah berita yang disampaikan melalui media televisi atau radio berbeda dengan naskah berita dalam media cetak atau yang berupa tulisan biasa. Semua kalimat yang digunakan dalam teks berita tersebut merupakan kalimat tidak langsung dan lebih pendek karena durasi yang disediakan juga terbatas.

Teknik-Teknik dalam Membaca Teks Berita

Membaca teks berita tidak seperti membaca buku. Membaca teks berita artinya menyampaikan informasi kepada orang lain, artinya ada pendengar yang mendengarkan penyampaian berita tersebut. Membaca teks berita bukan hanya untuk diri sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa teknik dalam membaca teks berita yang penting untuk diperhatikan dan dikuasi oleh seorang pembaca teks berita. Teknik-teknik dalam membaca teks berita tersebut adalah sebagai berikut.

1. Artikulasi atau pelafalan

Artikulasi merupakan perubahan rongga dan ruang di dalam saluran suara dengan tujuan untuk menghasilkan bunyi bahasa. Dalam membacakan teks berita, artikulasi atau pelafalan yang digunakan harus jelas agar informasi yang disampaikan juga terdengar dengan jelas.

2. Intonasi

Intonasi merupakan hal yang berhubungan dengan naik turunnya suara atau adanya penekanan dalam suara. Intonasi yang digunakan harus tepat sesuai dengan kalimat berita yang disampaikan. Misalnya untuk kalimat perintah diucapkan dengan menggunakan intonasi naik di seluruh bagian kalimatnya, untuk kalimat tanya diucapkan dengan menggunakan intonasi naik pada bagian akhir kalimat, dan pada umumnya kalimat berita diucapkan dengan intonasi menurun di akhir kalimat.

3. Penjedaan

Penjedaan merupakan kegiatan berhenti sejenak untuk mengatur napas saat membaca teks berita. Kegiatan berhenti sejenak atau pemberhentian sejenak tersebut tidak bisa dilakukan di sembarangan tempat atau bagian kalimat, ada bagian-bagian tertentu dalam kalimat yang bisa dilakukan penjedaan.

4. Sikap atau gestur

Membaca teks berita tidak hanya membahas tentang cara pembaca membacakan teks berita, tetapi juga bagaimana sikap tubuh atau gestur pada saat membacakan teks berita. Pembaca berita harus duduk dengan tegak dan pandangan fokus ke depan. Sesekali menunduk diperbolehkan untuk melihat teks berita, tetapi tidak boleh terlalu lama, sekitar 3 detik saja.

5. Memahami isi teks berita

Seorang pembaca berita harus memahami isi dari teks berita dengan baik dan menyeluruh. Sebelum proses membaca berita, sebaiknya pembaca sudah mempelajari isi teks berita tersebut dengan baik.

6. Memperhatikan volume suara dan faktor pendukung lainnya

Volume suara dalam membaca teks berita harus diatur dengan baik sehingga bisa jelas terdengar. Pembaca teks berita juga harus memerhatikan faktor pendukung lainnya dalam membaca teks berita. Hal tersebut di antaranya adalah busana dan riasan yang dikenakan, khususnya untuk pembaca berita televisi atau yang berhadapan langsung dengan pendengar, penggunaan peralatan dengan teknologi tinggi, dan lain-lain.

Perhatikan Contoh

section-media
section-media

Poin Penting

  1. Membaca teks berita tidak sama dengan membaca biasa.
  2. Ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan dalam membaca teks berita.
  3. Isi teks berita bersifat informatif dan menggunakan kalimat-kalimat yang tidak langsung.

Penjedaan dalam Teks Berita

Sebuah teks berita yang dibacakan adalah teks yang berbeda dengan teks berita dalam media cetak. Teks berita yang dibacakan biasanya sudah dibubuhi tanda jeda atau penjedaan. Penjedaan sendiri merupakan pemberhentian sementara yang dilakukan oleh pembaca teks berita untuk mengambil napas. Penjedaan ini bertujuan memudahkan pembaca berita dalam menyajikan beritanya. Jeda pembacaan yang diberikan dalam setiap bagian haruslah tepat agar tidak menimbulkan salah pemahaman dalam benak para pendengar atau penonton.

Tanda Penjedaan dalam Teks Berita

Dalam membaca teks berita, ada beberapa tanda penjedaan yang perlu diketahui. Tanda-tanda penjedaan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Tanda garis miring (/), yang artinya sama dengan tanda koma (,), yaitu berhenti sebentar atau jeda pendek.
  2. Tanda garis miring dua (//), yang artinya sama dengan tanda titik (.) yaitu berhenti agak lama atau jeda panjang.
  3. Tanda sama dengan (=) artinya berlanjut pada baris berikutnya.

Perhatikan Contoh

Contoh Penggunaan Tanda Penjedaan dalam Teks Berita

section-media
section-media

Poin Penting

  1. Pemberian jeda merupakan salah satu teknik yang dapat membantu dan mempermudah dalam membaca teks berita.
  2. Pemberian jeda harus dilakukan di bagain-bagian yang tepat agar tidak mengubah makna kalimat dalam teks berita.
  3. Tanda penjedaan di antaranya (/), (//), dan (=).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *